Suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menanggapi sebuah video viral aksi sepasang singa yang dibagikan warganet. Dalam video itu, tampak sepasang singa terekam sedang asyik kawin di Solo Safari, Surakarta, Jawa Tengah.
Video itu sendiri dibagikan oleh akun bernama @/cahh_keplek pada Minggu (5/3/2023). Akun ini tampak menuliskan keterangan @/solosafari.id dalam video yang menunjukkan sepasang singa berhubungan seks tersebut.
"Pelajaran apaaa..," tulis akun ini secara singkat dalam cuitannya.
Tak disangka, video yang menandai Solo Safari itu mendapatkan perhatian langsung dari Gibran. Putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini lantas meminta maaf kepada sosok "bapak" yang membagikan video itu.
Gibran bahkan berjanji akan menegur pelaku dan memanggilnya ke kantor. Kendati demikian, cuitan sosok yang akrab disapa 'Mas Wali' ini sendiri dinilai hanya candaan semata.
"Mohon maaf ya pak. Nanti pelakunya akan saya tegur dan panggil ke kantor," kata Gibran saat membalas lewat kutipan retweet Twitter, seperti dikutip Suara.com, Minggu (5/3/2023).
Pasalnya, tidak mungkin jika Gibran akan memanggil sepasang singa itu ke kantor untuk ditegur. Tentu cuitan kakak Kaesang Pangarep itu langsung menuai atensi besar dari warganet.
Banyak yang menyerbu kolom komentar dengan menuliskan hal-hal kocak terkait video aksi meresahkan sepasang singa itu. Bagkan sampai ada warganet yang menyinggung terkait penyebar video yang bisa dijerat pasal UU ITE.
"Thanks to bang Wali jadi ada singa kawin lewat di TL," celutuk warganet.
Baca Juga: Lagi-lagi Dinyinyirin Netizen, Gibran Rakabuming Raka: Ya Pak, Maaf Saya Salah
"Meresahkan mas untuk gak diamuk warga," sahut warganet.
"Jangan lupa foto pas mediasi setelah dipanggil kekantor mas wali," canda warganet.
"Dirangkul, diajak ngomong baik-baik mas agar bertanggung jawab di hadapan KUA," saran warganet.
"Yang nyebar kena Pasal 27 ayat 1 UU ITE mas wali," tambah yang lain dengan emoji ngakak.
"Wah yang post keterlaluan. Wajah tidak disensor," canda warganet lainnya.
"Ternyata selain kumpul kebo, ada juga kumpul singa, dan yang melihat kenapa gak mau menegur," komentar warganet.
Berita Terkait
-
Lagi-lagi Dinyinyirin Netizen, Gibran Rakabuming Raka: Ya Pak, Maaf Saya Salah
-
Jokowi Semprot Pejabat Pamer Harta, Tengok Lagi Barang Mewah yang Dipakai Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda
-
CEK FAKTA: Gibran Panik Petugas Geledah Paksa dan Temukan Uang 26 Miliar, Benarkah?
-
CEK FAKTA: KPK Tetapkan 2 Anak Jokowi, Bukti Besar Bawa Gibran dan Kaesang ke Jeruji, Benarkah?
-
Disebut Pemimpin Rendah Hati, Gibran: 'Aslinya Sombong, Itu Hanya Pencitraan'
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!
-
DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
-
Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus
-
Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global
-
Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata
-
Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta
-
1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat
-
Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya
-
Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa