Suara.com - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey tengah menjadi sorotan lantaran memiliki harta kekayaan yang bernilai fantastis. Nilai kekayaannya mencapai sekitar Rp 223 miliar yang jumlahnya melebihi kekayaan gubernur pada umumnya. Berkaitan dengan hal tersebut menarik membahas gaji dan tunjangan gubernur beserta harta kekayaan Olly Dondokambey selengkapnya.
Gaji dan tunjangan gubernur dan pimpinan negara lainnya terdapat pada Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2000 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dan Bekas Kepala Daerah/Bekas Wakil Kepala Daerah Serta Janda/Dudanya Sebagaimana telah Beberapa Kali Diubah Terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1993 (PP No. 59 Tahun 2000) dan Keputusan Presiden RI Nomor 68 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 168 Tahun 2000 tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Tertentu (Kepres No. 68/2001).
Pasal 4 ayat (1) PP No. 59 Tahun 2000 menyatakan gaji gubernur adalah Rp3.000.000 per bulan. Sementara itu, besaran tunjangan Gubernur tercantum pada Pasal 1 ayat (2) huruf h Kepres No. 68/2001 yakni Wakil Kepala Daerah Provinsi adalah sebesar 4.320.000. Berdasarkan rincian di atas, diketahui gubernur menerima uang sebesar Rp7.320.000 setiap bulan.
Melansir dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harta kekayaan Olly Dondokambey dilaporkan terakhir pada 31 Maret 2022. Olly Dondokambey memiliki total Rp223.880.344.788.
Rinciannya yakni harta kekayaan Olly Dondokambey berupa tanah dan bangunan senilai Rp91.371.424.000. Kemudian, harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp5.890.000.000.
Selanjutnya, harta bergerak lainnya senilai Rp1.455.000.000. Kas dan setara kas milik Olly Dondokambey memiliki total Rp125.635.920.788. Olly Dondokambey juga memiliki hutang senilai Rp472.000.000 .
Demikian penjelasan tentang gaji dan tunjangan gubernur beserta harta kekayaan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Baca Juga: Misteri Siapa Sosok Konsultan Pajak Rafael Alun yang Kabur ke Luar Negeri
Berita Terkait
-
Misteri Siapa Sosok Konsultan Pajak Rafael Alun yang Kabur ke Luar Negeri
-
Nasib Eko Darmanto 'Si Pamer Cessna' usai Dipecat dari Kepala Bea Cukai, Masih Dapat Gaji?
-
Ternyata Segini Harta Kekayaan Tiga Hakim Pemutus Penundaan Pemilu Versi LHKPN
-
Segini Kekayaan Tengku Oyong, Hakim PN Jakpus yang Vonis Proses Pemilu Ditunda
-
Rafael Alun Diduga Sembunyikan Harta Pakai Nomine, PPATK: Modus Perilaku Koruptor
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai