Suara.com - AG selaku kekasih dari pelaku penganiayaan terhadap David, Mario Dandy memutuskan mengundurkan diri dari SMA Tarakanita 1 Jakarta Selatan.
Pengunduran diri tersebut membuat publik bertanya-tanya tentang nasib hak pendidikannya. Sebab, AG baru berusia 15 tahun dan masih masuk dalam usia wajib belajar.
Kuasa hukum AG, Mangatta Toding Allo menyampaikan pihak keluarga masih belum mengetahui nasib pendidikan AG setelah keluar dari sekolah.
"Hak pendidikannya sedang didiskusikan dengan pihak keluarga," kata Mangatta, Senin (8/3/2023).
Pengunduran diri itu lantaran AG terlibat dalam penganiayaan yang menyebabkan David (17) mengalami koma. Hal ini menurut kuasa hukumnya untuk kebaikan klien serta pihak terkait.
Pengunduran diri itu merupakan inisiatif dari sang anak dan keluarga. Tak hanya itu, pengunduran diri ini juga demi kebaikan anak dan pihak SMA Tarakanita 1 Jakarta Selatan.
Hal ini selaras dengan pernyataan kuasa hukum SMA Tarakanita 1 Jakarta Selatan, Ferdie Soethiono. Sosok AG mengundurkan diri karena kehadirannya akan mempengaruhi sekolah itu.
Surat resmi yang dikeluarkan SMA Tarakanita 1 Jakarta Selatan dengan nomor 155/30059/PND.10.8/III/2023 yang memuat perihal pemberhentian AG sebagai peserta didik, tercantum bahwa AG telah bersurat ke pihak sekolah terkait pengunduran dirinya sejak 28 Februari 2023. Surat tersebut baru direspons oleh pihak sekolah sejak Kamis (2/3). Kemudian, AG pun diserahkan ke orang tua dan keluarga.
Surat SMA Tarakanita 1 Jakarta Selatan dengan nomor 155/30059/PND.10.8/III/2023 tersebut berisi bahwa pihak sekolah menerima surat pengunduran diri AG. Pihak sekolah mengembalikan AGH kepada orang tua dan keluarga dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan terkait anak.
Pihak sekolah juga menyampaikan anak adalah anugerah dan titipan yang maha kuasa dan peristiwa tersebut dapat dijadikan pengalaman berharga sebagai pendidik dan orang tua.
Baca Juga: Najwa Shihab Dikecam Usai Undang Kakak Agnes: 'Hanya Memikirkan Rating!'
Pihak sekolah menyampaikan AG merupakan murid yang seperti murid pada umumnya. AG tidak memiliki riwayat masalah. Jika pun ada, AG hanya memiliki masalah kenakalan remaja umum.
Dalam surat pengunduran diri AG sempat menyampaikan ucapan terima kasih karena sudah diterima sebagai siswa di sekolah tersebut. Bahkan AG juga berterima kasih karena pihak sekolah tidak menyudutkan dirinya atas kasus yang sedang ramai diperbincangkan.
Sekolah masih berkenan berkomunikasi dan menempatkan AG dengan praduga tak bersalah.
Sebelumnya, AGH diduga terlibat sebagai pemicu utama pertemuan Dandy dan David. AG merupakan mantan kekasih David yang mengajaknya bertemu untuk mengembalikan kartu pelajar.
Namun diduga aksi tersebut dilakukan atas perintah Dandy. Akhirnya Dandy pun melakukan penganiayaan terhadap David hingga korban mengalami koma.
Selain itu, penyidik Polda Metro Jaya menyampaikan AG mengalami perubahan status. Awalnya, AG ditetapkan sebagai saksi kemudian anak yang berhadapan dengan hukum. Kemudian status tersebut meningkat menjadi anak yang berkonflik dengan hukum atau pelaku anak.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Najwa Shihab Dikecam Usai Undang Kakak Agnes: 'Hanya Memikirkan Rating!'
-
Momen Kapolda Metro Jaya Besuk David, Bawa Buah-buahan hingga Anggrek Bulan
-
Gegara BAB di Celana Setelah Makan, Nenek Aniaya Cucu di Banyumas: Mata Dipukul hingga Tangan Dicubit
-
Langgar Disiplin Berat, Sri Mulyani Pecat Rafael Ayah Mario Dandy Satrio
-
Terungkap, Mario Dandy Janjikan Shane Lukas Bebas: Bapak Saya Nanti yang Urus
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba