Suara.com - Kasus harta fantastis milik mantan pejabat DJP, Rafael Alun Trisambodo, berbuntut pada pemeriksaan harta para pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) lainnya.
Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pun menemukan fakta terkait 134 pegawai pajak Kemenkeu yang memiliki saham dalam jumlah besar di berbagai perusahaan.
Para pegawai Kemenkeu tersebut diakui KPK tak hanya memiliki saham, namun juga merangkap jabatan sebagai komisaris di perusahaan tersebut.
Hal ini pun menjadi perhatian publik karena sejatinya para pegawai Kemenkeu yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sebelumnya sempat tidak diperbolehkan memiliki saham.
Namun sejak terbitnya PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, peraturan tersebut terkesan abu-abu dan belum ada Undang-Undang yang jelas yang mengatur soal kepemilikan saham dari ASN ini.
Temuan KPK ini pun dihimpun dan akan segera dilaporkan ke Kementerian Keuangan agar dikaji lebih lanjut. Simak inilah 5 fakta KPK lapor pegawai pajak yang punya saham selengkapnya.
KPK temukan 134 pegawai punya saham
Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan mengaku pihaknya cukup terkejut dengan temuan ratusan ASN yang memiliki saham ini. Ia pun menyinggung soal peraturan yang belum jelas menyebutkan larangan ASN untuk mempunyai saham ini.
"PP berikutnya itu enggak jelas aturannya, hanya bilang agar memilih kegiatan yang etis, tafsir saja sendiri. Ini makanya kaget kami 134 ASN punya saham," ungkap Pahala di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kamis (09/03/2023) kemarin.
Baca Juga: Ratusan Pegawai Pajak Gunakan Nama Istri Buat Main Saham
KPK sebut ASN punya saham tak etis
Walaupun belum ada peraturan yang melarang ASN mempunyai saham, namun pihak KPK menilai tidak etis jika seorang ASN yang notabene mengabdi kepada negara, juga memiliki saham atau usaha lain di perusahaan tertutup.
“Bukan nggak boleh, tapi enggak etis. Kalau sesuai peraturan pemerintah-nya tidak etis,” ungkap Pahala.
Total 280 perusahaan dengan saham milik pegawai Kemenkeu
KPK pun ikut mengungkap bahwa penemuan saham di berbagai perusahaan ini berjumlah sebanyak 280 perusahaan. Lembaga antirasuah juga menyebut ada beberapa nama yang muncul merupakan istri-istri para pejabat Pajak.
"Ini kita temukan 134 pegawai pajak yang punya 280 perusahaan ke Kemenkeu untuk diteliti. Semua perusahaan tertutup, non listing bukan perusahaan terbuka dengan investasi," lanjut Pahala.
Berita Terkait
-
Ratusan Pegawai Pajak Gunakan Nama Istri Buat Main Saham
-
Kemenkeu Panggil Kepala Bea Cukai se-Indonesia, Tiru Aksi Jokowi dengan Polri?
-
Low Tuck Kwong Cuan Segaban, Laba Bersih Emiten Orang Terkaya RI Tembus Rp32 Triliun
-
Halo 134 Pegawai Pajak yang Punya Saham Perusahaan, Baca Nih Aturan PNS 'Main' Saham Terancam Sanksi Lho
-
Pesan Menohok Ayah David kepada Mario Dandy Satrio yang Kena Mental Saat Proses Rekontruksi: Udah Bisa Nunduk Kepalanya?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga