Suara.com - Isu adanya transaksi mencurigakan senilai Rp 300 triliun di tubuh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menggemparkan publik. Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDIP, Sihar Sitorus, turut memberikan pendapatnya mengenai persoalan tersebut.
Anak buah Megawati Soekarnoputri ini mengapresiasi langkah Kemenkeu dalam menangani tudingan adanya transaksi janggal Rp 300 T yang dilakukan pegawai mereka. Menurutnya, Kemenkeu telah transparan dalam bergerak mengusut kasus itu sesuai SOP yang ada.
"Kalau nggak salah baca juga, sudah mulai dipilah-pilah mana yang berisiko rendah, sedang ataupun tinggi. Yang tinggi akan didalami lebih lanjut melalui proses-proses yang ada," kata Sihar.
"Nah, itu kan salah satu bukti bahwa ada suatu SOP (di Kemenkeu) yang berjalan. Tentunya kita harus percaya kepada SOP tersebut," sambung Legislator dapil Sumatera Utara II itu.
Sihar menilai sikap Kemenkeu yang terbuka dalam menyampaikan informasi, dapat membuat rakyat ikut mengawasi proses penyelidikan tersebut. Ia pun juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap sabar, percaya dan tidak banyak berkomentar tanpa memiliki data.
“Jadi untuk fair-nya, semua pihak harus percaya bagaimanapun juga pada sistem yang ada, di mana dalam hal ini adalah sistem pengawasan Kementerian Keuangan," pesan politikus PDIP ini.
Dalam kesempatan ini, Sihar turut memahami rasa kecewa publik akibat kasus yang mengguncang Kemenkeu akibat ulah pejabat pajak. Meski demikian, ia mengajak masyarakat untuk tidak kehilangan kepercayaan kepada Kemenkeu dan sistem yang ada.
Sistem yang perlu dipercaya, kata Shihar, adalah untuk tetap menjalankan kewajiban membayar pajak.
"Karena sekarang publik mengawasi ini, publik juga akan mendesak apa nih hasilnya nih? Kita tunggu aja (hasilnya). Jadi kita nggak melampaui dari data yang disajikan di hadapan kita,” ucapnya.
Baca Juga: Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Tidak Dicopot, Begini Kata Kemenkeu
“Kecewa itu adalah hal yang wajar, tetapi kita tetap harus positif. Kita harus tetap percaya kepada sistem dengan tetap melakukan kewajiban kita membayar pajak," pungkasnya.
Disclaimer:
Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Tidak Dicopot, Begini Kata Kemenkeu
-
Gaji dan Tunjangan Petinggi di Kemenkeu Ciptakan Ketimpangan dan Kecemburuan
-
Gaduh Transaksi Janggal Rp300 T di Kemenkeu Akhirnya Terang Benderang: Bukan Korupsi
-
Beda dengan Rafael dan Eko, Kok Kemenkeu Belum Copot Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono
-
Ini Alasan LPSK Tolak Lindungi AGH Mantan Cristalino David Ozora
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar