Suara.com - Muhammad Sabil, guru di Cirebon yang disinyalir dipecat karena memberikan kritik kepada Ridwan Kamil menggunakan kata maneh dalam kritikannya. Adapun kata tersebut dinilai tak menunjukkan sopan santun lantaran diutarakan ke sosok Ridwan Kamil yang merupakan seorang Gubernur Jawa Barat.
"Dalam zoom ini, maneh teh keur jadi Gubernur Jawa Barat ato kader partai ato pribadi Ridwan Kamil? (Dalam zoom ini, kamu lagi jadi gubernur atau kader partai atau pribadi?)" tanya Sabil di Instagram Ridwan Kamil.
Sontak warganet menilai perkataan Sabil tak layak diucapkan oleh seorang guru yang seharusnya mendidik sopan santun. Pasalnya, kata itu biasa diucapkan ke sesama orang yang berumuran sama atau sepantaran.
Arti kata maneh: Bahasa Sunda kasar
Kata maneh sendiri merupakan kalimat yang umum ditemukan di Basa Sunda.
Merujuk ke kamus Basa Sunda, Maneh berarti merujuk ke kata 'kamu', dan dalam konteks ini, Sabil menggunakan kata tersebut untuk menunjuk sang Gubernur Jawa Barat.
Sayangnya, kata maneh tidak sopan digunakan ketika lawan bicara adalah orang yang tidak kita kenal atau seorang yang derajatnya lebih tinggi, seperti orang tua.
Sebab dalam Basa Sunda, ada beberapa tingkatan kata yang dibagi berdasarkan kesopanannya. Maneh masuk ke kategori Basa Sunda kasar.
Kata maneh tepat digunakan ketika di konteks bercanda atau bercengkerama dengan teman yang usianya sepantaran dengan kita.
Baca Juga: Polemik Pemecatan Guru! Sekolah yang Pecat, Ridwan Kamil yang Disalahkan, Kok Gitu sih??
Versi sopan dari maneh adalah "hidep" atau "anjeun".
Kendati demikian, maneh bukan kata paling kasar, sebab ada kata sia yang lebih rendah tingkatannya. Beberapa ahli bahasa juga menilai bahwa di Cirebon, kata maneh umum digunakan saat berbicara dengan orang yang belum dikenal.
Sebab masyarakat Cirebon dikenal lebih santai dalam menggunakan bahasa sehari-hari.
Menariknya, Ridwan Kamil juga membalas celetukan Sabil dengan kata yang sama, yakni maneh untuk merujuk orang kedua.
"Ceuk maneh kumaha? (Menurut kamu bagaimana?)" balas Kang Emil ke Sabil.
Muhammad Sabil bisa kembali mengajar
Berita Terkait
-
Polemik Pemecatan Guru! Sekolah yang Pecat, Ridwan Kamil yang Disalahkan, Kok Gitu sih??
-
Viral Pecat Guru Pengkritik Ridwan Kamil, SMK Telkom Sekar Kemuning Cirebon Buka Suara
-
Ridwan Kamil Klarifikasi soal Guru di Cirebon Viral Dipecat Usai Kritik Dirinya, Tegaskan Tidak Antikritik
-
Ironi Besaran Gaji Guru Dibandingkan Pegawai Pajak Bagai Langit dan Bumi
-
Respon Santai Kasus Pemecatan Guru SMK, Ridwan Kamil Malah Sambangi Waduk Darma di Kuningan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini