Suara.com - Jonathan Latumahina, ayah dari David Ozora sempat memberi kesempatan bagi keluarga Mario Dandy untuk meminta maaf.
Adapun Jonathan sempat dilanda musibah sang anak yakni David dihajar oleh Mario Dandy pada penghujung Februari 2023 lalu.
Mencontoh sifat sang anak yang pemaaf, Jonathan sempat memaafkan keluarga Mario Dandy kala mereka mendatangi David dan keluarga pada 22 Februari 2023 lalu. Jonathan juga menyerahkan segala proses hukum ke para pihak berwenang.
"Keluarga pelaku semalam datang minta maaf, saya maafkan. Saya hanya meniru anak saya yang sangat pemaaf. Dan mohon maaf juga, proses hukum sudah bergulir. Kita punya tanggung jawab masing2, mohon doanya sampai saat ini david belum siuman," tulis Jonathan via cuitannya di Twitter.
Anak belum sadar sepenuhnya, Jonathan tutup pintu maaf: Ular beludak!
Kini, kondisi David masih belum sepenuhnya sadar usai mendapat serangan membabi buta dari Mario Dandy.
Menariknya, Jonathan kini menutup pintu maaf bagi keluarga Mario Dandy. Sebab, Jonathan menilai bahwa pemberian maafnya bisa digunakan oleh pihak Mario Dandy untuk meringankan hukumannya.
"Di hari ke 30 ini, ular beludak itu mau pake permaafan saya saat itu untuk meringankan mereka kelak. Saya tarik ucapan itu," cuit ayah David Ozora itu.
Jonathan juga membeberkan kondisi David yang belum sadar dan masih perlu bantuan alat medis untuk menyambung nyawa. Diketahui bahwa serangan bertubi-tubi yang diberikan oleh Mario Dandy membuat syaraf otak David mengalami kerusakan.
Baca Juga: Mario Dandy, Shane Lukas Dan AG Bakal Disidang Di PN Jakarta Selatan
Nahas, kerusakan ysaraf otak David membuatnya harus bernafas melalui alat. Kini David juga harus menerima makanan dari selang NGT karena belum sadar.
Tubuh David juga tampak dipasangi infus.
"Saya tulis disini, didepan anak saya yang detik ini belum sadar, masih berjuang karena kerusakan berat pada syaraf otaknya, bernafas melalui trakestomi dengan luka lubang di kerongkongannya dan ditanam infus vena besar di bahu kirinya, menggunakan selang NGT untuk makan dan minumnya." lanjut Jonathan Latumahina.
Jonathan kembali menegaskan bahwa dirinya bersikukuh tak memberi pintu maaf bagi Mario Dandy dan keluarga.
"Catat ini ya, saya tidak rela dan tidak ada ampunan apapun. Mintalah pada tuhan kalian pengampunan itu," pungkas Jonathan menegaskan.
Perkembangan kondisi David
Berita Terkait
-
Mario Dandy, Shane Lukas Dan AG Bakal Disidang Di PN Jakarta Selatan
-
Kuasa Hukum David, Mellisa Anggraini Bersuara: Jangan-Jangan Korban yang Dilecehkan!
-
Kondisi David Ozora Masih Belum Sadar Sepenuhnya, Sang Ayah Tegas Tak Beri Ampun Mario Dandy Cs: Saya Tidak Rela!
-
David Ozora Masih Bernafas Melalui Trakestomi, Jonathan: Saya Tidak Rela dan Tidak Ada Ampunan
-
Kondisi David Ozora Terkini, Rusak Berat Bagian Sarafnya Dan Tidak Bisa Lakukan Ini
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional