Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Melchias Markus Mekeng. [ANTARA]
Berikut deretan kendaraan bermotor milik Melchias:
- Mobil, Alfa Romeo GTU 2000 tahun 1973 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 2.000.000.000
- Mobil, Alfa Romeo Alfetta tahun 1978 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 500.000.000
- Mobil, Mercedes Benz S280 tahun 1994 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 100.000.000
- Motor, Suzuki TS 120 tahun 1998 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 2.000.000
- Mobil, Toyota Alphard tahun 2005 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 2.000.000
- Mobil, Toyota New Camry 35 tahun 2009 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 300.000.000
- Motor, Honda GL2000R Tahun 2007 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 15.000.000
- Mobil, Jeep Cherokee tahun 1995 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 300.000.000
- Mobil, Holden Premier tahun 1972 yang dihasilkan dari warisan dengan harga RP 300.000.000
- Mobil, Peugeot Peugeot 1604 tahun 1984 yang dihasilkan dari warisan dengan harga Rp 100.000.000
- Mobil, Toyota Land Cruiser tahun 1972 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 100.000.000
- Mobil, Mercedes Benz 220 tahun 1973 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 50.000.000
- Mobil, Mercedes Benz 250S tahun 1965 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 80.000.000
- Mobil, Range Rover 36 KTT ASEAN tahun 1992 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 125.000.000
- Motor, Peugeot Scooters Django 150 I tahun 2019 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 40.000.000
- Mobil, Toyota Land Cruiser Hardtop tahun 1978 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 100.000.000
- Mobil, Mercedes Benz 180 tahun 1961 yang dihasilkan sendiri dengan harga Rp 50.000.000
Disebutkan dalam laporan tersebut, Melchias juga memiliki harta bergerak lainnya dengan harga Rp 31.300.000, surat berharga dengan total Rp 521.000.000.
Sedangkan hartanya berupa kas dan setara kas memiliki nilai total Rp 908.343.117 (Rp 900 juta). Ditambah harta lain yang tidak dirinci dengan total Rp 52.303.183.200 (Rp 52 miliar). Melchias juga dinyatakan tidak memiliki utang.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Komentar
Berita Terkait
-
13 Pasutri yang Jadi Tersangka KPK Selain Bupati Kapuas-Anggota DPR
-
Kompak Jadi Pasutri Tersangka Korupsi, Segini Harta Bupati Kapuas-Anggota DPR
-
Gaya Hedonnya di Medsos Jadi Sorotan, Polwan AKP Agnis Juwita Diperiksa Polda Jatim
-
Viral Bergaya Hedon, Ternyata Harta Kekayaan AKP Agnis Juwita Manurung Cuma Rp304 Juta
-
Siapakah AKP Agnis Juwita Manurung yang Viral Punya Barang Mewah? Berikut Profilnya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal