Suara.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan melantik Komjen Rycko Amelza Dahniel sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). Jenderal bintang tiga tersebut ditunjuk menggantikan Komjen Boy Rafli Amar yang telah memasuki masa pensiun.
Hal ini diungkap Asisten SDM Kapolri, Irjen Dedi Prasetyo usai menghadiri acara serah terima jabatan dan korps raport sejumlah perwira tinggi Polri di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (31/3/2023).
“Pak Rycko akan menjabat sebagai kepala BNPT. Insya Allah akan dilantik pak presiden,” kata Dedi.
Sebelumnya, dalam surat telegram (ST) Kapolri Nomor: ST/713/III/KEP./2023 tanggal 27 Maret 2023 dijelaskan Rycko dirotasi sebagai Perwira Tinggi (Pati) Densus 88 Antiteror Polri dalam rangka dipersiapkan untuk penugasan di luar struktur.
Posisi Kalemdiklat yang dijabat Rycko akan diisi oleh Komjen Purwadi Arianto.
Rycko merupakan lulusan terbaik atau adhi makayasa Akademi Kepolisian 1988. Pria kelahiran Bogor, 14 Agustus 1966 tersebut tercatat memiliki pengalaman di bidang reserse.
Pada 2005 Rycko mendapat kenaikan pangkat luar biasa bersama sejumlah perwira polisi lainnya yang tergabung dalam tim Bareskrim Polri yang berhasil melumpuhkan teroris Dr. Azhari di kota Batu, Malang, Jawa Timur.
Berita Terkait
-
Endus Putusan FIFA Berbau Politis, Fahri Hamzah Desak Pemerintah Kasak-kusuk di Balik Batalnya Piala Dunia U-20 di RI
-
Jokowi Lantik Kepala BNPT dan Menpora Minggu Depan, Sekalian Reshuffle?
-
Jokowi Jawab Soal Ganjar dan Koster Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20: Ini Kan Negara Demokrasi
-
Jokowi Resmikan KEK Lido Bogor, Ternyata Punya Ketum Perindo Hary Tanoe
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!