Suara.com - Belum hilang cerita ngeri pembunuhan berantai alias serial killer Wowon Cs di Bekasi dan Cianjur dengan 9 korban tewas, kini muncul lagi kasus mirip di Banjarnegara, Jawa Tengah. Adalah ulah keji Slamet Tohari (45) alias Mbah Slamet yang mengaku dukun, tega menghabisi 11 orang.
Dari informasi terkini, ulah keji Mbah Slamet terbongkar dari penemuan mayat laki-laki berinisial PO pada Sabtu (1/4/2023) lalu di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara. Jasad PO ditemukan terkubur di pinggir hutan.
Kepada awak media, Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto mengatakan, sebelum ditemukan tewas dan terkubur, PO sempat menemui Mbah Slamet Tohari bersama anaknya GE.
Pertama, PO datang bersama GE ke Banjarnegara pada Juli 2022. Kemudian, pada 20 Maret, PO kembali datang ke Banjarnegara, kali ini seorang diri. Niatnya adalah menemui Mbah Slamet untuk menagih hasil penggandaan uang.
Diketahui, PO sudah berkali-kali menyetorkan uang ke Mbah Slamet karena tergiur janji penggandaan uang. Ia menyetor sampai Rp 70 juta dan dijanjikan bisa berlipatganda menjadi Rp 5 miliar.
Selang dua hari kemudian, tepatnya pada 23 Maret 2023, PO mengirim pesa kepada anaknya yang lain. Dalam pesan itu, PO menyampaikan jika tengah berada di rumah Mbah Slamet. Ia juga sempat membagikan lokasi atau shareloc dia berada.
PO juga berpesan kepada anaknya, jika dalam beberapa hari kemudian tak bisa dihubungi, ia meminta anaknya mencarinya sembari membawa aparat.
"Nah pada tanggal 23 Maret, korban sempat komunikasi dengan anaknya. Menyampaikan kalau korban sedang di rumah pelaku. Dan pada esok harinya, korban sudah tidak bisa dihubungi," ujar Hendri saat pers release di Mapolres Banjarnegara, Senin (3/4/2023).
Berbekal pesan dari korban, sang anak korban, GE kemudian melapor ke Polres Banjarnegara pada 27 Maret 2023. Dari hasil pengembangan kemudian ditemukan jasad PO hingga penangkapan Slamet Tohari.
Misteri 10 Jasad Manusia Terbongkar
PO sendiri adalah seorang pria asal Sukabumi, Jawa Barat. Mulanya ia tergiur dari sebuah unggahan di Facebook akan kemampuan Mbah Slamet yang disebut bisa menggandakan uang. Dari sini lah PO kemudian bisa berkomunikasi dan berlanjut bertemu dengan Mbah Slamet beberapa kali.
Nahas, saat datang menagih uang hasil penggandaan, PO justru dihabisi oleh Mbah Slamet. Korban tewas dengan cara memberikan minuman yang telah dicampur dengan racun ikan potasium dengan dalih ritual.
Setelah korban tewas, oleh pelaku kemudian jasadnya dikubur di jalan setapak menuju hutan. Kasus ini lantas membongkar ngerinya ulah Slamet Tohari.
Dukun palsu itu ternyata juga telah menghabisi 10 orang lainnya, sehingga total korban terkini adalah 11 orang. 10 korban selain PO ditemukan dikubur di lahan pekarangan pelaku.
Kasus ini tentu mirip dengan serial killer Wowon Cs. Motifnya sama yakni janji penggandaan uang, meminta kepada para korbannya menyetor uang dengan janji bisa berlipat ganda.
Berita Terkait
-
Ini Awal Mula Aksi Keji Dukun Slamet Terbongkar, Ngaku Bisa Gandakan Uang hingga Bunuh Korban-korbannya
-
Heboh Dukun Slamet yang Bisa Menggandakan Uang, 11 Jasad Korbanya Ditemukan, Ada yang Dikubur Satu Lubang
-
Psikopat! Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara Bunuh 11 Orang Terungkap, Simak Kronologinya
-
Gempar Sosok Mbah Slamet, Dukun Palsu Jagal Banjarnegara Bunuh Puluhan Orang
-
Siapa Mereka? 9 Mayat Diduga Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas