News / Nasional
Selasa, 04 April 2023 | 11:12 WIB
ST pelaku utama pembunuhan (kiri) dan BS si kaki tangan ST yang mencari korban (kanan). (Suara.com/Citra Ningsih)

Suara.com - Slamet Tohari (45) alias Mbah Slamet, pembunuh berantai berkedok dukun pengganda uang sukses membuat masyarakat jadi gempar. Warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara itu setidaknya telah membunuh 10 orang korbannya.

Hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait korban Mbah Slamet. Simak fakta serial killer penemuan 11 mayat korban dukun di Banjarnegara berikut ini.

11 mayat korban ditemukan di kebun

Polisi menemukan 11 mayat korban Mbah Slamet di kebun milik tersangka. Penggalian dilakukan di sekitar lokasi korban PO warga Sukabumi Jawa Bara berdasarkann informasi yang telah diberikan oleh pelaku.

Dari penggalian yang dilakukan, polisi dikabarkan telah menemukan 11 mayat yang dikubur di lahan milik Mbah Slamet. Beberapa mayat bahkan dikubur dalam satu lubang.

Jumlah korban masih ditelusuri

Beberapa mayat korban Mbah Slamet diperkirakan sudah dikubur dalam waktu yang lama. Hal tersebut karena kondisi mayat hanya tinggal tulang.  

Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio Pratama mengatakan hingga kini, polisi masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan guna mengetahui kepastian jumlah korban jiwa Mbah Slamet.

"Untuk jumlah pasti (korban pembunuhan Mbah Slamet) belum bisa kami pastikan. Namun kami terus melakukan pengembangan terkait kasus ini," ujar AKP Bintoro Thio Pratama di lokasi kejadian pada Senin (3/4/2023).

Baca Juga: Sadis! Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang Diduga Bunuh Puluhan Orang: Polisi Temukan Sebelas Kuburan

Kasus terbongkar berkat korban PO

Korban PO dibunuh dengan Mbah Slamet dengan cara diracun kemudian dikubur di jalan setapak menuju hutan. PO dihabisi karena terus menanyakan hasil uang yang digandakannya pada pelaku.

Mbah Slamet yang kesal kemudian memberikan minuman yang dicampur racun ikan pada PO dengan dalih sebagai ritual.  Terungkapnya kasus pembunuhan berantai Mbah Slamet ini karena PO tak bisa dihubungi keluarga sejak 24 Maret 2023.

Ketika PO sampai di rumah Mbah Slamet pada 23 Maret 2023, dia sempat berkirim pesan WhatsApp pada anaknya untuk menghubungi polisi jika tidak ada kabar dalam beberapa hari ke depan.

Jadi dukun pengganda uang selama 5 tahun

Kepolisian menyampaikan bahwa sosok Mbah Slamet sudah menjadi dukun pengganda uang selama 5 tahun terakhir. Bahkan dalam pengakuannya, Mbah Slamet mengklaim bisa menggandakan uang hingga Rp 5 miliar. 

Load More