Suara.com - Zakat fitrah merupakan rukun Islam yang keempat dan menjadi kewajiban bagi setiap umat muslim yang mampu. Biasanya zakat dapat dibayarkan di pertengahan bulan Ramadhan sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri dan berakhir pada waktu sholat Idul Fitri berlangsung. Terdapat bacaan doa zakat fitrah yang benar untuk seseorang yang membayar dan menerima zakat.
Terdapat banyak firman dan dalil Allah SWT di dalam Al-Quran yang menyebutkan kewajiban setiap muslim dalam berzakat fitrah. Pertama, kewajiban zakat ada pada surat Al-Baqarah ayat 43, Allah SWT berfirman yang artinya, “Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”
Selanjutnya juga disebutkan dalam surah Al Baqarah ayat 110 yang artinya, “Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala-Nya pada sisi Allah. Sesungguhnya, Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.”
Amalan tersebut bukan sekedar pemberian sebagian harta, namun juga untuk pembersihan harta benda yang dimiliki dari beberapabkeinginan berlebihan ataupun keserakahan. Dengan mengeluarkan zakat, maka kita akan diberi kesempatan untuk berbagi sebagian harta yang berlebih kepada orang yang kurang mampu.
Karena sesungguhnya seluruh harta yang kita miliki merupakan milik Allah sepenuhnya. Selain itu, ketika kita mempunyai harta yabg berlebih, terdapat sebuah kewajiban yang melekat pada diri kita untuk menyalurkan sebagian harta kita pada orang yang membutuhkannya.
Niat Zakat Fitrah
Sebelum berzakat, umat Islam harus membaca niatnya terlebih dahulu. Berikut adalah bacaan doa zakat fitrah lengkap untuk diri sendiri, istri, anak ataupun anggota keluarha lainnya sebagaimana dikutip dari situs NU Online:
1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala.
Baca Juga: Doa Zakat Fitrah Arab Latin dan Artinya, Lengkap dengan Buku Panduan Kemenag
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'ala,"
2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri 'an zaujati fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta'ala,"
3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an waladii (sebut nama) fardhu lillahi taala.
Berita Terkait
-
Bacaan Niat Bayar Zakat Fitrah, Buya Yahya Jabarkan Ketentuan Pakai Uang dan Besarannya
-
Doa Zakat Fitrah Arab Latin dan Artinya, Lengkap dengan Buku Panduan Kemenag
-
Jangan Lupa Bayar, Begini Keutamaan Bayar Zakat
-
Zakat Fitrah dalam Bentuk Uang, Ustadz Adi Hidayat: Dikhawatirkan!
-
Apakah Amil dan Ustadz Berhak Menerima Zakat Fitrah? Ini Penjelasan Buya Yahya
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji