Suara.com - Hari ke-4 Lebaran dihabiskan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk piknik bersama keluarga. Mengajak istri dan keponakan, Ganjar mengunjungi Solo Safari, tempat wisata yang sedang hits di Solo saat ini.
Begitu tiba di lokasi, Ganjar langsung membuat heboh ribuan pengunjung yang sedang antre membeli tiket. Mereka yang tahu Ganjar datang, langsung berlarian mendekat untuk bersalaman dan foto bersama.
Para pengunjung yang datang dari berbagai daerah itu langsung berteriak memanggil nama Ganjar. Mereka juga menyebutkan daerahnya masing-masing.
"Pak Ganjar, Kalimantan pak. Pak mau foto pak. Pak dari Jakarta, saya Bandung pak, Samarinda pak," teriak mereka.
Ganjar pun kemudian menyalami para pengunjung sambil menyapa daerah masing-masing. Ia juga menyampaikan selamat lebaran pada semuanya.
"Halo Kalimantan, selamat lebaran ya. Maaf lahir bathin. Halo Bandung, wah Samarinda apa kabar," sapa Ganjar sambil bersalaman.
Usai menyalami pengunjung di luar, Ganjar kemudian masuk ke dalam Solo Safari. Menggunakan mobil listrik, Ganjar sekeluarga berkeliling sambil melihat beberapa koleksi satwa yang ada.
Sepanjang perjalanan, Ganjar juga menyapa warga yang ada di sana. Ganjar meminta pengemudi untuk jalan perlahan agar masyarakat bisa bersalaman dan berfoto dengan nyaman.
Ganjar sempat berhenti di beberapa lokasi satwa, di antaranya orang utan, siamang, berang-berang dan gajah. Ia juga sempat mengajak keponakan-keponakannya yang masih kecil untuk memberi makan gajah buah-buahan segar.
Baca Juga: Hari ke-3 Lebaran, Gubernur Ganjar Open House dan Salami 6000 Masyarakat yang Datang
"Iya saya dari Tawangmangu mau pulang ke Semarang, sama keluarga dari Purbalingga mampir ke Solo. Sambil makan siang dan melihat tempat wisata ini. Ternyata tempatnya sudah disulap menjadi lebih bagus dan konsepnya menarik," kata Ganjar.
Koleksi satwa di tempat itu tidak dikandang, melainkan dilepas liar dengan pembatas yang aman, sehingga pengunjung bisa melihat secara langsung dan beberapa bisa berinteraksi.
"Harapannya dengan cara ini, anak-anak dan semuanya makin menyayangi binatang. Ini tempat edukasi yang menarik untuk anak-anak. Namun harus tetap hati-hati dan ikuti seluruh perintah petugas agar aman," ucapnya.
Melihat suasana di tempat wisata itu, Ganjar melihat semua masyarakat senang. Tak hanya dari Jateng, banyak pengunjung datang dari berbagai daerah di Indonesia.
"Masyarakat terlihat antusias, mereka datang dari berbagai daerah untuk piknik bersama keluarga. Ada dari Banjarmasin, Kalimantan, Jakarta dan lainnya," ucapnya.
Meski begitu, Ganjar meminta pengunjung untuk sadar terkait pentingnya menjaga lingkungan. Sebab selama berkunjung di daerah itu, ia kerap menemukan sampah-sampah berserakan.
"Saya tadi ingatkan pengelola untuk terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan. Ingatkan masyarakat terus, jangan nyampah, sampahnya dibawa atau dikumpulkan kemudian dibuang di tempat sampah. Kalau perlu ada patroli sampah, ingatkan pakai pengeras suara," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Solo Safari Ramai Pengunjung, Gibran Diprotes Warga, Jalan Jadi Macet Karena Tempat Parkir Kurang: Akses Kita Terganggu!
-
Rekomendasi Tempat Wisata Seru dan Hemat, Cocok Untuk Datang Sekeluarga
-
Tempat Wisata Purwakarta Dipadati Pengunjung, Polisi Lakukan Ini Untuk Keamanan
-
Daya Tarik Tebing Keraton, Sorot Keindahan Bandung dari Atas Ketinggian
-
Taman Safari Solo Destinasi Libur Lebaran 2023: Jam Buka, Tiket Masuk, Fasilitas dan Wahana
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT