Suara.com - Ditreskrimsus Polda Sumatera Barat mengamankan sebanyak 147 ton pupuk palsu di Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasamanan Barat.
Total ada sebanyak 2.933 karung pupuk jenis NPK Daun Mutiara dan TSP 36 dari dua titik gudang penyimpanan yang diamankan oleh kepolisian.
"Sudah disita dan dibuat garis polisi (di gudang)" kata Kasubdit Indagsi Reskrimsus Polda Sumbar, Kompol Harianto, Rabu (3/5/2023).
Pupuk tersebut diduga palsu lantaran tidak sesuai dengan kadar yang tertera.
Seharusnya kandungan natrium sebanyak 15 persen, fospat 15 persen dan kalium 15 persen, setelah diperiksa oleh Balai Riset dan Standarisasi kandungan ketiga zat tersebut nyatanya tak sampai satu persen.
"Ini tentu merugikan petani Sumatera Barat khususnya Pasamanan Barat," ucap Harianto.
Harianto merinci, dari total 147 ton pupuk, sebanyak 109 ton merupakan pupuk jenis NPK Mutiara dan sisanya 36 ton jenis TSP 36.
Pupuk jenis NPK Mutiara biasanya dijual seharga Rp 110 ribu per karung, sementara jenis TSP 36 dibanderol Rp 125 ribu per karung.
Dari hasil penyelidikan, pupuk palsu tersebut diproduksi di Pulau Jawa, seperti Bandung, Cipatat dan Gresik.
Baca Juga: 1.000 Petani di Gowa Dapat Penyuluhan Pertanian dan Bantuan Bibit Jagung
Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terhadap pemilik toko penjual pupuk palsu tersebut.
"Pemilik toko belum ditetapkan tersangka, masih penyelidikan," ungkapnya.
Polisi mengimbau agar masyarakat khususnya petani berhati-hati saat membeli pupuk untuk ladang pertanian.
"Jangan hanya melihat harga murah saja, tapi perlu tahu kualitas pupuk sehingga tidak merugikan," tukasnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Buya Yahya Beberkan Cara Menyikapi Orang yang Mengaku Nabi, Heran Ada yang Percaya, Bisa Murtad!
-
1.000 Petani di Gowa Dapat Penyuluhan Pertanian dan Bantuan Bibit Jagung
-
GMC Sumsel Serahkan Bantuan Bibit Padi dan Pupuk untuk Kelompok Tani di Musi Rawas
-
Pasca Idul Fitri 2023, Pupuk Kaltim Pastikan Stok Dalam Kondisi Aman
-
Laporan Palsu Pak Rudi Bikin Geger, Petugas Pemadam Langsung Putar Balik karena Tak Ada Kebakaran di Gedung DPRD DKI
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi
-
OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi