Suara.com - Mewarnai rambut, saat ini bukanlah hal yang aneh dan sering kali dilakukan oleh sejumlajh orang. Tak hanya dilakukan oleh orang tua untuk menutupi uban yag tumbuh, namun beberapa orang menyemir rambut untuk mengikuti tren yang sedang berkembang. Lantas bagaimana sebenarnya hukum menyemir rambut dalam Islam?
Tak haya ingin menutupi uban dan mengikuti tren, berbagai alasan lain juga turut mendasari keinginan seseorang untuk menyemir rambut mereka. Rupanya berbagai alasan tersebut turut mempengaruhi hukum mewarnai rambut menurut Islam, dan nantinya menjadi pertanggung jawaban di hadapan Allah SWT.
Buya Yahya dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, memberikan penjelasan mengenai perkara ini. Buya Yahya menegaskan bahwa hukum menyemir rambut dengan warna hitam adalah haram.
Menurut Buya Yahya, berdasarkan keterangan Imam Ghazali, segala sesuatu jika sudah menjadi syiarnya orang-orang yang fasik, maka sebaiknya segera ditinggalkan. Tetapi ada pula orang yang mewarnai atau mengecat rambutnya untul meniru warna rambut dari Nabi Muhammad SAW.
Hanya saja, kebanyakan orang di masa kini banyak yang salah tujuan, terutama bagi kaum wanita. Sementara, jika niat menyemir rambut hanya ingin meniru orang Barat, Buya Yahya mengingatkan, agar kita melihat dahulu dengan kondisi fisik yang kita miliki.
"Nah, kadang-kadang, orang-orang tak sadar, ternyata mereka melakukan itu bukan meniru Nabi Muhammad SAW, namun meniru orang Barat,” kata Buya Yahya.
“Jadi tidak perlu mengecat warna rambut menjadi merah, biru, kuning, hijau, dsb. Biasa-biasa saja, apa yang sudah Allah SWT berikan kepada anda,” sambung Buya Yahya.
Kemudian jika seseorang ingin menyemir kembali rambut menjadi warna hitam, menurut Buya Yahya, jika terdapat tujuan yang jelas seperti untuk kesehatan, perang dan lainnya jika mengacu Imam Bukhari dan Imam Nawawi maka Islam mempenankannya.
"Kecuali yang rambutnya sudah putih atau ubanan disemir hitam untuk berperang, atau bagi wanita yang diizinkan oleh suaminya," tegas Buya Yahya dikutip dari Al-Bahjah TV.
Baca Juga: Lebih Hemat, Ini 5 Tips Anti Gagal Mewarnai Rambut Sendiri di Rumah
Niat serta tujuan menyemir dengan warna biru yang mana ia mengikuti suatu kaum, misalnya grup band yang sukanya mabuk, maka hukumnya haram. Sama halnya, jika mengikuti aktris atau aktor di film- film, maka hukumnya pun juga haram.
"Kembali kepada niatnya di dalam hati, karena telah dijelaskan warna selain hitam boleh dipakai asalkan tidak meniru orang-orang yang di luar Islam," imbuhnya.
Adapun jenis pewarna yang boleh digunakan untuk menyemir rambut adalah sejenis pacar atau ina, sebagaimana yang biasa digunakan oleh penduduk Arab Saudi.
Nah kesimpulannya, hukum menyemir rambut dalam Islam diperbolehkan asalkan selain warna hitam. Namun niat menyemir rambut harus jelas, bukan karena kita meniru orang-orang yang tidak beriman agar serupa dengannya. Jadi jika niatnya meniru orang kafir, maka menyemir rambut bisa menjadi haram.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM