Penggunaan Gelang Tridatu dalam Upacara Agama Hindu
Awalnya, benang ini dijadikan pengingat bagi seorang Hindu yang mendekatkan diri kepada Tuhan. Benang Tridatu pertama kali dibagikan untuk pemedek yang tangkil ke Pura Dalem Ped di daerah Nusa Penida. Namun kini gelang tersebut telah dianugerahkan kepada pemendek yang datang.
Gelang ini pada dasarnya digunakan dalam upacara agama Hindu. Dalam upacara Manusa Yadnya, benang ini dipakai sebagai lambah panugrahan.
Dalam upacara Rsi Yadnya, benang ini digunakan sebagai selempang pada tubuh yang di diksa. Pada upacara bhuta Yadnya, benang ini sebagai pelengkap atas kekurangan sesembahan yang dilaksanakan.
Aturan Memakai Gelang Tridatu
Pemakaian gelang ini bermakna mengikatkan diri terhadap norma agama. Meski demikian, masyarakat agama lain juga dapat mengenakan gelang ini.
Namun, umat lain harus memperhatikan cara mengenakannya dan tidak boleh sembarangan. Contohnya yakni tidak boleh mengenakannya di pergelangan kaki karena dianggap pelecehan simbol agama Hindu.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Baca Juga: Viral Video Mesum Pasangan Bergelang Tridatu, Ketua PHDI Ajak Generasi Muda Eling Tahap Bharmacari
Berita Terkait
-
Viral Video Mesum Pasangan Bergelang Tridatu, Ketua PHDI Ajak Generasi Muda Eling Tahap Bharmacari
-
Pelaku Video Mesum Gelang Tridatu Ditangkap, Polda Bali Kini Sasar Para Penyebar Lain
-
Parah! Ternyata Ini Alasan Pria di Bali Tega Sebar Video Mesum Mantan Kekasihnya Lewat Telegram
-
Sakit Hati Diputusin Pacar Jadi Motif Pelaku Sebar Video Mesum Gelang Tridatu
-
Polda Bali Temukan Pelaku Wanita dalam Kasus Video Dewasa Kenakan Gelang Tridatu
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok