Suara.com - Islam mengajarkan umatnya untuk bersuci dengan mandi besar jika mengeluarkan air mani. Akan tetapi kadang kita bingung apakah ciri-ciri keluar air mani atau tidak?
Sebab biasanya keluar air mani saat mimpi basah. Namun bisa juga keluar air mani tidak didahului dengan mimpi basah. Sehingga bingung ketika bangun tidur, apakah yang keluar air mani atau bukan.
Atas dasar itulah, perlu mencermati ciri-ciri keluar air mani sebagaimana menurut penjelasan ulama. Lalu jika Anda mengeluarkan air mani, itu artinya Anda harus melakukan mandi besar karena termasuk hadas besar.
Ciri-ciri keluar air mani
Dalam sebuah unggahan pada kanal YouTube Al-Bahjah, Buya Yahya menjelaskan bahwa salah satu tanda keluarnya air mani adalah bau anyir atau yang ditimbulkan dari sekitar lubang kemaluan.
Buya Yahya juga menjelaskan bahwa bau yang tercium akan terasa seperti adonan kue kanji yang terbuat dari timah. Namun jika yang tercium adalah bau pesing, itu mungkin adalah air kencing.
Ciri-ciri keluar air mani selanjutnya adalah adanya sensasi kenikmatan khusus. Namun, perasaan ini tidak bisa dijelaskan kecuali pada mereka yang pernah mengalami hal serupa.
Buya Yahya menambahkan bahwa kelezatan yang terasa bukan seperti ketika Anda menikmati es degan di dalam kendaraan atau rasa buang air kecil yang teramat sangat, dan kemudian tersalurkan.
Kelezatan ketika air mani keluar hanya bisa sama-sama dirasakan oleh mereka yang pernah mengalaminya.
Baca Juga: Jatuh Cinta dengan Orang yang Salah? Simak Cara Move On Menurut Buya Yahya
“Tanda air mani yang kedua adalah disertai kelezatan yang khusus, lezat saat keluar yang khusus. Dan kekhususan ini tidak bisa diceritakan kecuali pada orang yang memiliki pengalaman serupa, jadi tidak usah dibahas,” ujar Buya Yahya.
“Jangan diceritakan pada orang yang tidak punya pengalaman sama. Kalau nggak pernah keluar air mani, Anda ceritakan pengalaman lezatnya keluar air mani ya tidak akan paham dia,” sambung Buya Yahya.
Setelah itu, Buya Yahya juga menjelaskan bahwa ketika keluar, air mani akan memberikan hentakan atau muncrat. Berbeda dengan air kencing yang keluar dengan cara mengucur. Air mani justru pasti keluar dengan hentakan, dan ini lebih mudah dirasakan pada kaum pria dibandingkan wanita.
“Wanita ada, dan memang akan merasakan hentakan di dalam, ada juga yang merasakannya di luar. Hentakan itu akan terasa seperti air yang muncrat,” ucap Buya Yahya sebagai penutupan penjelasan mengenai ciri-ciri keluar air mani.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
Terkini
-
PSI Bela Jokowi Soal UU KPK, Tegaskan Revisi 2019 Bukan Inisiatif Presiden
-
Benhil Diserbu Pemburu Takjil di Hari Pertama Ramadan, Muter 3 Kali Demi Jajanan Favorit
-
Ramadhan Hijau 2026 di Masjid Istiqlal! Buka Puasa Massal Hingga Gerakan Tukar Sampah Jadi Uang
-
Ramadan di Ponpes Waria Al-Fatah: Mencari Tuhan di Tengah Stigma dan Sunyi
-
Profil Prihati Pujowaskito: Dirut BPJS Kesehatan, Purnawirawan TNI Asal Solo
-
Kejagung Geledah 16 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Minyak Sawit 2022-2024
-
Profil Eli Fitriyana: DPRD Diduga Pakai Ijazah Palsu, Punya Kekayaan Miliaran
-
Bareskrim Geledah Toko Emas di Surabaya dan Nganjuk Terkait TPPU Rp25,8 Triliun
-
Soal Jokowi Setuju UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, Said PDIP: Bicara UU Bukan Selera Kekuasaan
-
KPK Tak Perpanjang Cekal Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji, Apa Alasannya?