Suara.com - Beredar kabar istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan meninggal dunia. Dalam kabar yang beredar, kematian Annisa Pohan juga disebut ada kejanggalan.
Kabar seputar Annisa Pohan ini dibagikan oleh akun Facebook bernama Seputar Nusantara pada 11 Mei 2023. Akun ini mengunggah sebuah video dengan sampul video atau thumbnail yang menunjukkan keluarga Cikeas.
Keluarga Cikeas yang tampak adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), AHY dan Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas.
SBY dalam foto itu tampak menangis dan berpelukan dengan seorang tokoh. Begitu pula AHY dan Ibas yang tampak menangis sambil mengangkat sebuah peti jenazah.
Adapun narasi yang dibagikan dalam judul video sebagai berikut:
“Innalilahi..tak kuasa melihat tangis keluarga Cikeas tak terbendung”
Sedangkan narasi dalam thumbnail adalah:
"Tangis AHY Pecah! Selamat Jalan Annisa Pohan. Ada Kejanggalan Atas Kepergiannya Hingga Jadi Begini."
Lantas benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: CEK FAKTA: Reino Barack Menyesal Lihat Semua Kebohongan Syahrini, Putuskan Bercerai?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi tangis keluarga Cikeas tak terbendung karena kematian Annisa Pohan adalah tidak benar.
Faktanya video itu tidak menunjukkan proses pemakaman Annisa Pohan, melainkan istri SBY, Ani Yudhoyono. Foto itu diambil saat AHY dan Ibas mengangkut peti jenazah sang ibu yang merupakan mantan ibu negara begitu tiba di rumah duka Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada 1 Juni 2019 silam.
Foto asli dalam video itu salah satunya dimuat di artikel milik Kompas yang tayang pada 2 Juni 2019. Artikel yang memuat foto itu berjudul “Saat Pemakaman Ani Yudhoyono, Ini Rencana Penutupan Jalan di Sekitar TMP Kalibata”.
Dalam artikel itu, foto itu diberi keterangan: “Putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Yudhoyono (kiri) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan) mengangkut peti jenazah Ibu Ani Yudhoyono setibanya di rumah duka, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019).(ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)”
Diketahui, Ani Yudhoyono menghembuskan napas terakhir di National University Hospital (NUH), Singapura pada Sabtu, 1 Juni 2019 pukul 11.50 waktu setempat.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Reino Barack Menyesal Lihat Semua Kebohongan Syahrini, Putuskan Bercerai?
-
CEK FAKTA: Ditemani Rizky Febian dan Sule, Mahalini Akhirnya Mualaf Usai Dapat Restu Sang Ayah, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Heboh Ilmuwan China Kloning Naga
-
CEK FAKTA: Salshadilla Sedang Hamil Anak Satrio Dewandono dan akan Gelar Pernikahan, Iis Dahlia Sudah Merestui?
-
CEK FAKTA: Kabar Annisa Pohan Meninggal Dunia, Tangis Keluarga Cikeas Tak Terbendung
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Kisah Heroik Wali Kota Sibolga Ahmad Syukri: Nekat Jalan Kaki 4 Hari di Tengah Longsor
-
Bercak Darah di Pohon Jadi Saksi Bisu, Ini Kronologi Aktor Gary Iskak Tewas dalam Kecelakaan Maut
-
Polri Buka Posko Bantuan Bencana Demi Pastikan Donasi Tepat Sasaran, Ini Call Center dan Alamatnya
-
Gasak Empat Ponsel, Joki dan Eksekutor Pencuri Rumah Kosong di Mampang Keok Diciduk Resmob!
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Program JKN Sukses, Delegasi Afrika Datangi BPJS Kesehatan untuk Belajar
-
Tangguh Jaga Inflasi 2025, Pemprov Jateng Pertahankan Prestasi TPID Terbaik Tingkat Provinsi
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!