Suara.com - Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi proyek BTS yang membuat negara mengalami kerugian mencapai Rp 8 triliun. Akibat kasus korupsi ini, Johnny G Plate dicopot dari posisinya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Nasdem.
Tercatat Johnny menjadi Sekjen Partai NasDem kedua setelah Patrice Rio Capella yang terlibat kasus korupsi. Johnny seperti mengikuti jejak Patrice Rio Capella sebagai sesama Sekjen Partai Nasdem yang terlibat korupsi.
Simak beda kasus Johnny G Plate vs Patrice Rio Capella berikut ini.
Kasus Korupsi Johnny G Plate
Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Johnny Plate sebagai tersangka kasus dugaan korupsi BTS Bakti Kominfo. Sosok menkominfo itu telah merugikan negara hingga Rp8 triliun lebih.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Johnny G Plate langsung ditahan di Rutan Kejagung.
Johnny G Plate diduga terlibat dalam korupsi penyediaan infrastruktur BTS dan infrastruktur pendukung Paket 1,2,3,4 dan 5 BAKTI Kominfo tahun 2020 hingga 2022.
Kelima paket proyek yang ditangani BAKTI Kominfo itu ada di wilayah 3T (tertular, tertinggal dan terpencil) di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTT dan Papua.
Sebelum jadi tersangka, Johnny G Plate dan adiknya, Gregorius Alex Plate sempat dua kali diperiksa sebagai saksi terkait kasus tersebut. Johnny ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan ketiga oleh Kejagung pada Rabu (17/5/2023) kemarin.
Baca Juga: ICW: Penetapan Johnny G Plate Sebagai Tersangka Harusnya Sudah Sejak Lama
Penyidik Kejagung memutuskan untuk menahan Johnny selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan. Plate sendiri terseret dalam kasus korupsi setelah sang adik diduga menerima sejumlah uang dan fasilitas dari anggaran BAKTI sebesar Rp 534 juta.
Meski demikian, pihak Kejangung hingga kini masih belum bisa memberi penjelasan terkait aliran dana BAKTI terhadap adik Johnny Plate. Hal tersebut disebabkan karena kasus ini masih menjadi materi penyidikan.
Kejagung masih terus mendalami posisi Gregorius Alex Plate dalam proyek BAKTI karena ada kemungkinan berkaitan dengan jabatan Johnny sebagai Menkominfo. Akibat kasus korupsi ini, Johnny dicopot dari posisinya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Nasdem.
Kasus Suap Patrice Rio Capella
Sebelum Johnny G Plate, Rio Capella yang sempat menjabat sebagai Sekjen NasDem juga tersandung kasus korupsi. Rio dulu terlibat kasus dugaan suap dari Gubernur nonaktif Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho beserta sang istri Evy Susanti.
Gratifikasi yang diduga diterima Rio berasal dari proses penanganan perkara bantuan daerah, tunggakan dana bagi hasil dan penyertaan modal sejumlah badan usaha milik daerah oleh kejaksaan di Sumatera Utara.
Berita Terkait
-
ICW: Penetapan Johnny G Plate Sebagai Tersangka Harusnya Sudah Sejak Lama
-
Menkominfo jadi Tersangka Korupsi, PKS Pastikan Koalisi Perubahan Tetap Solid
-
Kejagung Didesak Segera Umumkan Tersangka Baru, Adik Johnny Plate Bakal Susul Sang Kakak?
-
Sentil Kejaksaan Agung, ICW Sebut Semestinya Johnny G Plate Jadi Tersangka Sejak Lama
-
Johnny G. Plate Jadi Tersangka Korupsi BTS, Surya Paloh Minta Kader NasDem Tidak Terprovokasi dan Fokus Pemilu 2024
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan