Suara.com - Seorang bocah berkebutuhan khusus bernama Tasya Rafi Aulia (10) tewas saat rumahnya terbakar di Jalan Swadaya 4, Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (2/6/2023).
Ketua RT setempat, Mursidi mengatakan saat kebakaran terjadi Tasya sedang berada di dalam rumah bersama sepupunya. Sementara Ibu Tasya, Dania (45) sedang mencari nafkah mengumpulkan barang-barang bekas.
Dania diketahui berprofesi sebagai pemulung. Ia mulai mencari rongsokan sejak dini hari. Sedangkan suaminya telah lama meninggal dunia.
“Jadi memang Ibu Dania itu seorang janda, suaminya sudah meninggal,” kata Mursidi kepada Suara.com di lokasi.
Biasanya saat Dania mengumpulkan rongsokan, kata Mursidi, Dania ditemani oleh sepupunya yang berusia 20 tahun.
“Kalau Ibunya mulung, Tasya biasanya ditemenin sama anak kakak ibunya, berati sepupunya,” ucapnya.
Mursidi menuturkan, saat kebakaran terjadi, tetangga melihat kediaman Dania masih tertutup rapat. Warga kemudian mendobrak pintu tersebut.
Saat pintu terbuka, hanya sepupu Tasya yang lari keluar rumah. Warga yang saat itu panik hanya berupaya menyelamatkan sepupu Tasya, sembari berupaya memadamkan api.
Setelah mulai bisa berfikir tenang, sepupu Tasya baru menyadari jika Tasya masih berada di dalam rumah.
Baca Juga: Bocah Difabel di Cakung Tewas Terpanggang, Tasya Ditinggal Sendirian saat Ibunya Memulung
“Pas mau masuk ke dalam tapi api sudah gede,” ucapnya.
Usai pemadaman selesai dan kondisi berubah menjadi hijau, barulah petugas menemukan tubuh mungil, yaitu Tasya yang berada di dalam kamar dengan kondisi mengenaskan.
“Laporan warga Tasya meninggal di dalam kamar, berada di atas kasur,” ucap Mursidi.
Hampir Dua Kali Hilang
Mursidi mengatakan, Tasya memang dikenal sebagai anak berkebutuhan khusus.
Selama ini ia juga kerab bermain dengan anak sebayanya. Namun saat bermain kadang Tasya tidak mengenal waktu dan wilayah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional