Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI fraksi Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, mengatakan seharusnya Rusia dan Ukraina perlu menyudahi pertikaian atau perang demi tatanan global yang stabil.
Menurutnya, jika kekinian terjadi resesi global alias penurunan ekonomi berkepanjangan di seluruh dunia, itu disinyalir karena disebabkan oleh konflik Rusia-Ukraina.
"Menurut saya, seharusnya Ukraina dan Rusia bisa meredakan tensi agar mau berunding dan menghentikan pertempuran,” kata Dave kepada wartawan, Senin (5/6/23).
Ia mengatakan, kedua negara harus membahas intensif perihal perdamaian dan tak perlu banyak pihak yang campur tangan. Sebab, kata dia, kedaulatan kedua negara hingga saat ini masih diakui dunia.
Sementara itu, terkait dengan posisi Indonesia, kata dia, secara politik luar negeri, Indonesia menganut prinsip bebas aktif, yakni mendukung perdamaian dunia.
"Perseteruan Rusia-Ukraina sudah sangat berkepanjangan, dan memakan korban sipil yang cukup banyak. Indonesia memiliki UUD yang mendukung perdamaian dunia,” tuturnya.
Lebih lanjut, Indonesia juga potensial terkena dampak resesi global. Dave menekankan, Indonesia sebagai Anggota PBB juga harus aktif menebarkan pesan perdamaian.
"Sebagai anggota PBB wajib menyerukan hal tersebut, kita harus bisa proaktif menawarkan konsep-konsep perdamaian yang bisa diterima oleh semua pihak sesuai dengan perjanjian dan hukum international," pungkasnya.
Untuk diketahui, menurut Dave, saat ini stabilitas perdagangan internasional akibat perang Rusia-Ukraina terganggu, seluruh negara merasakan kurangnya pasokan dari sisi energi dan pangan dari Rusia sebagai produsen minyak bumi dan gandum terbesar, serta kurangnya pasokan pangan dari Ukraina sebagai salah satu produsen gandum terbesar di dunia.
Baca Juga: Kader Golkar Serahkan Urusan Capres di Tangan Airlangga
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Dapat Tugas Khusus Menangkan Golkar di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Bilang Begini...
-
Tiga Alasan Golkar Kuat Dikaitkan Dukung Keputusan Jokowi di Pemilu 2024, Pengamat Politik Beberkan Hal Ini
-
Prabowo Ajukan Proposal Perdamaian Rusia-Ukraina, Didukung Menhan Belanda Tapi Dikritisi Indonesia
-
Kader Golkar Serahkan Urusan Capres di Tangan Airlangga
-
Wagub Ijeck Sebut Hubungannya dengan Edy Rahmayadi Lagi Tidak Baik-baik Saja, Apa Sebabnya?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi