"Hasil analisis sementara, diketahui RA (Rihana) dan RI (Rihani) melakukan transaksi tunai bernilai signifikan. Diduga sumber dananya berasal dari penipuan," ujar Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah kepada wartawan, Senin (5/6/2023).
Natsir juga menganggap bahwa modus tindakan bertransaksi yang dilakukan si kembar terindikasi untuk memutus mata rantai transaksi. Hal ini, katanya, tentu dapat mempersulit pelacakan dana penipuan atas penjualan Iphone dengan sistem pre-order yang mereka geluti.
5. PPATK Blokir Rekening Rihana Rihani
Atas temuan transaksi besar itu, PPATK pun sudah menghubungi Penyedia Jasa Keuangan (PJK) yakni bank untuk memblokir 21 rekening yang ada hubungannya dengan Rihana dan Rihani. Meski begitu, Natsir tidak merinci nominal uang yang ada pada puluhan rekening ini.
"PPATK telah memerintahkan PJK bank untuk melakukan penghentian sementara transaksi pada rekening RA dan RI. Penghentian transaksi dilakukan pada 21 (rekening) bank," kata Natsir.
6. Kemendag Ikut Terseret
Dalam kasus tersebut, Kementerian Perdagangan (Kemendag) ikut terseret. Sebab, seorang warganet di Twitter menyebut bahwa salah satu pelaku penipuan iPhone itu merupakan mantan pegawai di sana. Ia pun lantas meminta Kemendag membantu mencari terduga pelaku.
Merasa terpanggil, Kemendag pun buka suara. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendag Suhanto mengatakan jika benar bahwa salah satu pelaku, yakni Rihani merupakan mantan pegawai di Kemendag. Ia menyebut Rihani keluar bukan karena dipecat dari honorer Biro Hukum.
Suhanto menegaskan Rihani mengundurkan diri per 1 Juli 2022. Di sisi lain, ia juga mengatakan bahwa Kemendag tidak mengetahui soal penipuan Rihani dan saudara kembarnya. Sebab menurutnya aktivitas itu tak ada sangkut pautnya dengan kantor dan termasuk privasi.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Kasus Penipuan Modus PO iPhone Naik Penyidikan, Si Kembar Rihana-Rihani Terancam Dijemput Paksa Polisi
-
Jessica Iskandar Sentil Kapolri Soal Lambatnya Penanganan Kasus Penipuan, Netizen: Giliran Kasus Video Syur Gercep
-
Polda Metro Jaya: Penipu Tiket Coldplay Jaring Korban Pakai Akun Medsos Palsu
-
Polisi Ungkap Peran 4 Penipu Jastip Tiket Coldplay
-
Terus Mengejar Keadilan, Jessica Iskandar Kini Mengadu ke Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS