Terlebih David mengalami gangguan yang serius dan berjangka panjang, termasuk penurunan kualitas hidup. Hal itu dijelaskan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Hasto Atmojo Suroyo.
Restitusi itu telah diserahkan pada jaksa untuk kemudian diakomodir dalam berkas tuntutan. LPSK juga tengah berkoordinasi dengan kejaksaan karena ayah Mario Dandy, Rafael Alun sedang diproses hukum oleh KPK.
Komentar warganet soal pengacara Mario Dandy
Sementara itu pernyataan pengacara Mario Dandy yang menuding pihak David mengincar harta Rafael Alun membuat warga Twitter jadi geram.
Tak sedikit warganet yang berkomentar di akun @mazzini_*** yang membahas pernyataan pengacara Mario ini menilai uang Rp100 miliar tak sebanding dengan penderitaan yang dialami David.
"Bahkan uang pun nggak bisa ngeganti hal-hal yang hilang akibat perbuatan Mario Dandy. Uang segitu cuma buat perawatan doang karena si MD ngelakuin sesuatu nggak dipakai otaknya," ucap akun @rachun***.
"Hah? Ngincer harta bapaknya? Anaknya si Rafael Alun ini mukulin anak orang sampai koma, ya kudu tanggung jawab lah. Orang kalau otaknya gak ada, minimal empatinya ada gitu loh, gak asal bunyi aja, kezel," seru akun @bee***.
"100 M pun belum sebanding sama kondisi David sekarang yang gak normal kek dulu dan hrus terapi supaya pulih! Coba kasih liat video David yang belajar jalan ke pengacaranya biar tahu kalau semua harta rafael pun gak bsa ngebayar perbuatan Mario!" ujar akun @ppyou***.
"Duit 100 miliar mungkin aja bisa menjamin hidup di masa datang, tapi takan pernah bisa mengembalikan dan menyembuhkan 'luka' yang dialami David dan keluarganya. Getih bayar getih kudune," ungkkap akun @nyon***.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Tak Terima dengan Hukuman Mario Dandy, Ayah David Ozora Akan Puas Jika Pelaku Dibikin Koma: Itu Baru Adil!
-
Viral Mario Dandy Cengengesan saat Keluar Ruang Sidang, Ayah David Ozora Beri Respons Menohok
-
Ayah David Ozora Tak Puas dengan Hukuman yang Diterima Mario Dandy: gue bikin koma Itu baru adil
-
Ayah David Ozora: Adil Itu Kalau Si Mario Itu Juga Gua Bikin Koma
-
Mario Dandy Ucap Permintaan Maaf, Ayah David Ozora: Lanjut Pengadilan Saja!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?