Suara.com - Advokat ternama Denny Indrayana banyak berbicara soal Pemilu 2024 mendatang. Adapun segudang celetukan Denny terkait pelaksanaan pesta demokrasi tahun depan telah menuai segudang polemik.
Tak sedikit pula pihak yang berusaha mempolisikan Denny gegara celetukannya yang berpotensi membuat kegaduhan di tengah publik.
Semula, Denny mengaku mendapatkan informasi langsung dari Mahkamah Konstitusi alias MK soal sistem Pemilu mendatang.
Kini, Denny blak-blakan menuding eks Gubernur DKI Jakarta sekaligus Capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan tengah disorot Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dan bakal jadi tersangka
Ngaku punya info A1 soal sistem Pemilu
Kontroversi Denny Indrayana bermula ketika ia mengaku mendapatkan info A1 langsung dari MK terkait sistem Pemilu 2024.
Kala itu, ia sesumbar mengaku mendapatkan informasi jika Pemilu 2024 diselenggarakan dengan sistem proporsional tertutup alias pemilih hanya dapat mencoblos partai, bukan calonnya.
"Pagi ini saya mendapatkan informasi penting. MK akan memutuskan pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup, kembali memilih tanda gambar partai saja," ketik Denny di caption unggahan Instagram pribadinya, @dennyibdrayana, Minggu, (28/5/2023).
Bikin 'ramalan' 5 putusan MK
Baca Juga: Anies Klarifikasi Soal Penebangan 190 Pohon di Monas Demi Formula E: Kalau Orang Lewat Kelihatan
Denny dinilai melangkahi MK terkait informasi putusan Pemilu 2024. Bahkan pengakuannya mendapat info A1 dari MK sampai-sampai membuat Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) sekaligus eks Hakim Konstitusi Mahfud MD 'turun gunung' dan mengerahkan kepolisian untuk mengusut Denny.
Tak kapok, Denny membeberkan bahwa ada 5 kemungkinan keputusan yang dikeluarkan MK terkait Pemilu 2024.
Salah satu dari keputusan tersebut adalah menyetujui permohonan terkait sistem Pemilu 2024 dilakukan secara proporsional tertutup.
Sebar rumor Anies bakal bernasib jadi tersangka KPK
Denny kini semakin menjadi-jadi dan menyebarkan rumor miring terhadap Anies Baswedan.
Denny mengaku bahwa dirinya punya informasi bahwa tak lama lagi Anies baka mengenakan rompi oranye KPK alias menjadi tersangka.
Berita Terkait
-
Elite Gerindra Ingatkan Denny Indrayana: Jangan Tambah-tambah Masalah dengan Suuzan Tanpa Bukti
-
KPK Ancam Copot Pegawainya yang Terlibat Pungli Rutan
-
Denny Indrayana Bikin Heboh Lagi, Kali Ini Sebut Anies Baswedan Bakal Segera Jadi Tersangka KPK
-
CEK FAKTA: Nasdem Menyerah Pada Anies Baswedan, Gak Jadi Nyapres
-
Sepak Terjang Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, Namanya Dicatut Kasus Kebocoran Dokumen KPK
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas