Suara.com - Warganet di Instagram baru-baru ini dihebohkan dengan sebuah video viral yang menampilkan cara membuat teh kocok yang berisiko menyebabkan diabetes. Bagaimana cara membuat teh kocok yang sehat?
Bukan teh kocok biasa, dalam video tersebut teh kocok dicampur dengan kental manis yang sangat banyak dan masih ditambah dengan susu bubuk. Porsi susunya segelas penuh hingga hampir tumpah. Beberapa netizen yang prihatin menyaksikan video tersebut berkomentar soal bahaya diabetes militus akibat kadar gula yang sangat tinggi dalam kental manis.
“Assalamualaikum diabetes melitus," tulis salah satu netizen menanggapi video tersebut.
Namun, apakah cara membuat teh kocok yang benar memang demikian? Apakah teh kocok harus dicampur dengan susu kental manis hingga penuh segelas dan menjadi sumber penyakit? Ternyata tidak. Resep teh kocok tak seperti teh kocok yang viral tersebut.
Teh kocok yang sebenarnya memperhatikan kebutuhan rasa yang lebih seimbang. Berikut bahan-bahan dan cara membuat minuman yang disebut berasal dari Surabaya ini seperti dikutip dari situs kumpulan resep makanan Cookpad.
Bahan-Bahan
- 1 sendok makan teh tubruk,
- 200 ml air panas,
- 20 ml kental manis,
- 2 lembar daun mint,
- Gula pasir secukupnya,
- Es batu secukupnya.
Cara Membuat
1. Seduh teh tubruk yang sudah dicampur dengan gula dan daun mint. Takar gula secukupnya agar tidak terlalu manis.
2. Tunggu hingga teh tubruk dingin kemudian saring agar bersih dari ampasnya.
Baca Juga: Resep Rendang Empuk dan Enak, Simak Bahan hingga Tips Khusus Cara Membuatnya
3. Campurkan teh yang sudah jadi tadi dengan susu kental manis secukupnya dan es batu di dalam shaker.
4. Kocok sampai berbuih.
5. Tuangkan dalam gelas dan siap untuk diminum.
Perlu dicatat bahwa agar rasa teh tidak hanya dominan manis, maka takar gula dan kental manis agar tidak terlalu banyak. Mengutip dari Healthline, konsumsi harian makanan dan minuman manis serta kadar gula harian yang berlebih dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, termasuk meningkatkan risiko penyakit diabetes melitus.
Data dari IDF Diabetes Atlas pada tahun 2021 menunjukkan ada 19,4 juta warga Indonesia yang mengidap diabetes. Jumlah tersebut diprediksi meningkat dengan 28,5 juta warga disebut akan mengidap diabetes di tahun 2045. Selain diabetes, konsumsi gula berlebihan juga menimbulkan ancaman kesehatan dan sederet penyakit serius seperti jantung dan kanker.
Itulah sekilas mengenai cara membuat teh kocok agar tidak kemanisan.
Berita Terkait
-
Resep Rendang Empuk dan Enak, Simak Bahan hingga Tips Khusus Cara Membuatnya
-
5 Bumbu Marinasi Sate Daging Sapi Sebelum Dibakar, Empuk dan Lezat
-
Cara Membuat KTP Elektronik Online dan Offline
-
Resep dan Cara Membuat Sate Empuk Dengan Daging Kurban
-
Cara Mudah Membuat Foto Profil Mirip Artis Korea Pakai Snow AI yang Sedang Hits
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
5 Fakta Aksi Warga Tolak Party Station di Kartika One Hotel Lenteng Agung
-
Arkadia Digital Media akan Gelar Seminar Nasional Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak