Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menghadirkan dr. Aisyah Hanafi sebagai saksi ahli dalam sidang Mario Dandy dan Shane Lukas. Dalam kesaksiannya, dr. Aisyah menyebut David Ozora tiba di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri.
Aisyah menyebut David dibawa ke rumah sakit oleh orang tua temannya. Saat itu, David Ozora langsung ditangani di ruangan instalasi gawat darurat (IGD).
Kerusakan Motorik
Aisyah menjelaskan bahwa David Ozora mengalami kondisi kekacauan motorik. Mulanya, hakim membacakan BAP dari Aisyah, dalam BAP-nya, Aisyah menyebut David mengalami kekacauan motorik pada saat dilakukan pemeriksaan di RS Medika Permata Hijau.
Hakim meminta Aisyah untuk menerangkan maksud dari kekacauan motorik. Ia menyebut, kekacauan motorik tersebut ditandai dengan gerakan tubuh yang tidak bisa dikendalikan.
Kemudian, hakim meminta Aisyah lebih rinci lagi terkait dengan kekacauan motorik yang dialami David Ozora.
Aisyah menjelaskan kekacauan motorik David ditunjukkan melalui gerakan mata yang tidak merespons.
Hakim kembali bertanya, David mengalami kejang-kejang di durasi tertentu dan itu termasuk bagian dari kekacauan motorik, Aisyah kemudian membenarkan hal tersebut.
Kerusakan Bagian Kepala
Baca Juga: Amanda Jadi Pembisik di Kasus Penganiayaan David Ozora, Pengacara: Hasil Poligraf Mario Dandy Jujur
Kemudian, Aisyah mengaku melakukan pemeriksaan awal kepada David. Dari hasil pemeriksaan awal tersebut, ditemukan sejumlah luka di tubuh David terkhusus pada bagian kepala.
“Saya temukan kita temukan luka lecet pada pelipis bagian atas mata sebelah kanan ukuran sekitar 1,5 cm c 0,5 cm, kemudian luka lecet pada pupu sebelah kanan ukuran 6 cm x 5 cm, luka memar pipi kanan ukuran 6 cm x 6 cm, kemudian luka robek di bibir bagian dalam ukuran 2 cm,” tutur Aisyah.
Bakteri dalam Darah
Setelah melakukan pemeriksaan di luar tubuh, Aisyah kemudian melakukan pemeriksaan pada bagian dalam, dari mulai CT Scan dan juga laboratorium. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya bakteri di darah David Ozora.
Aisyah menyebut, dari hasil laboratorium ditemukan bacteri infection atau infeksi bakteri pada darah korban.
Ditemukan Bekuan Darah
Berita Terkait
-
Amanda Jadi Pembisik di Kasus Penganiayaan David Ozora, Pengacara: Hasil Poligraf Mario Dandy Jujur
-
Kondisi David Akibat Kebrutalan Mario Dandy: Motorik Rusak, Sering Ketiduran saat Jalan
-
Sosok Alimin Ribut Sujono, Hakim Sidang Mario Dandy Sempat Tegur Gerak-gerik Amanda
-
Mario Dandy Terus Aniaya David Ozora meski Sudah Tak Berdaya: Dia Nggak 'Ampun Den', Saya Nggak Kasihan
-
Muncul Rekaman CCTV David Ozora Lakukan Sikap Tobat dan Push Up, Netizen Nyesek: Butuh Bukti Apa Lagi?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum