Suara.com - Sekarang ini beli tiket kereta api atau KAI tidak lagi perlu repot-repot datang langsung ke stasiun. Pasalnya, saat ini pembelian tiket bisa dilakukan secara online melalui KAI Access. Lantas, bagaimana cara pembayaran KAI Access? Berikut ini ulasannya.
Diketahui, KAI Access merupakan aplikasi resmi pembelian tiket Kereta Api PT KAI Kereta Api Indonesia). Selain menawarkan layanan pembelian tiket, KAI Access juga menyediakan beragam fitur tambahan yang dapat memudahan para pelanggan KAI.
Bagi yang membeli tiket kereta api melalui KAI Access, untuk proses pembayarannya bisa dilakukan dengan berbagai cara. Lantas, bagaimana cara pembayaran KAI Access ? Untuk selengkapnya, berikut ini caranya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Cara Pembayaran KAI Access
Pembayaran KAI Access ini bisa dilakukan melalui ATM, Minimarket, dan LinkAja. Untuk lebih jelasnya, berikut ini cara pembayaran melalui ATM, Minimarket, dan LinkAja.
1. Pembayaran Melalui ATM
- Pertama-tama, masukkan kartu debit
- Lalu, masukkan PIN
- Kemudian, pilih menu ‘Transaksi Lainnya’
Baca Juga: Aplikasi KAI Access Berubah Nama Jadi Access by KAI
- Selanjutnya, klik ‘Pembayaran’
- Berikutnya, klik opsi Lain-lain atau klik opsi ‘Berikutnya’, jika opsi ‘lain-lain ini tidak muncul
- Ketik kode perusahaan 711711 pada kolom yang tersedia
- Lalu, klik tombol ‘Benar’dan masukkan kode pembayaran.
- Cek informasi pada layar
- Jika informasi sudah benar, klik opsi ‘Benar’
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka
-
Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS
-
Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel
-
Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi
-
Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri
-
Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!
-
Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun, Ribuan Madrasah Akan Direvitalisasi
-
Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah
-
Tak Banyak Omong, Lobi Ajaib Anwar Ibrahim Bikin Kapal Petronas Bebas Lewat Selat Hormuz
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo