Suara.com - Dua terdakwa penganiayaan berat berencana David Ozora, Mario Dandy dan Shane Lukas kompak menggunakan kemeja putih. Keduanya saat ini sudah tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) untuk menjalani persidangan.
Pantauan Suara.com, Selasa (11/7/2023), Mario Dandy dan Shane Lukas terpantau tiba di lokasi pukul 09.50 WIB. Keduanya tampak dikawal ketat oleh beberapa orang jaksa dan kepolisian.
Selain memakai kemeja putih, Mario dan Shane juga mengenakan rompi berwarna merah kejaksaan. Keduanya tidak mengucapkan sepatah kata pun kepada awak media.
Keduanya hanya berjalan menunduk menuju ke ruang tunggu bagi para tahanan di PN Jaksel. Hingga kini persidangan belum dimulai.
Sebelumnya, Mario Dandy tidak mengindahkan permintaan jaksa penuntut umum (JPU) yang memintanya untuk menggunakan pakaian berwarna atasan putih dan bawahan hitam saat hadir di sidang kasus penganiayaan berat berancana David Ozora.
Pada persidangan lanjutan Selasa (27/6/2023) hari ini, Mario justru menggunakan kemeja berwarna navy dengan celana berwarna hitam. Sementara terdakwa Shane Lukas menggunakan kemeja putih dengan celana hitam.
Padahal, jaksa sudah mengingatkan Mario sebab dalam persidangan sebelumnya menggunakan kemeja batik.
Dalam kesempatan itu, Mario juga tampak mengangguk. Namun, dalam sidang kali ini Mario justru tetap menggunakan kemeja berwarna navy.
Padahal, jaksa telah menegur Mario Dandy yang menggunakan kemeja batik di sidang kasus penganiayaan berat berencana David Ozora, Selasa (20/6/2023).
Baca Juga: 6 Momen Kebodohan Mario Dandy di Sidang yang Bikin Geregetan Publik
Momen itu terjadi selepas Hakim Ketua Alimin Ribut Sujono menunda persidangan pada Selasa (27/6/2023). Setelahnya, Mario dan Shane kemudian beranjak dari kursi terdakwa.
Pada kesempatan ini, tiba-tiba jaksa menegur Mario yang mengenakan kemeja berwarna berbeda dengan terdakwa Shane Lukas. Dalam persidangan, Mario tampak menggunakan kemeja batik sementara Shane menggunakan kemeja berwarna putih polos.
"Izin untuk terdakwa Mario, terdakwa Mario dalam persidangan ke depan mohon pakaiannya hitam putih saja," ucap jaksa di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
Mendengar hal itu, Mario spontan menoleh ke arah jaksa dan merespons dengan cara mengangguk. Setelah itu, Mario dan Shane kembali menggunakan rompi merah tahanan kejaksaam berwarna merah.
"Terima kasih," kata jaksa.
Untuk diketahui, dalam beberapa persidangan sebelumnya Mario sempat beberapa kali menggunakan kemeja batik dan kemeja berwarna hitam.
Berita Terkait
-
Cek Fakta, Mario Dandi Mati Depresi Karena Dituntut Hukuman Mati
-
Dibentak Hakim di Persidangan, Mario Dandy Akui Gelap Mata Saat Aniaya David Ozora
-
Ayah David Ozora Sebut Shane Lukas Lebih Mending Dibanding Mario Dandy: Tau Diri
-
Mario Dandy Mengaku Berbohong Saat BAP, Hendak Korbankan Teman Sendiri
-
Shane Lukas Menyesal Diam Saat Mario Dandy Aniaya David Ozora: Air Mata Buaya!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000