Suara.com - Baru-baru ini, ramai diperbincangkan di jagat media online tentang sosok emak-emak dari Makasar bernama Suarnati yang tampak memamerkan perhiasan emas 180g di tubuhnya sepulang dari ibadah haji.
Viralnya Suarnati di media sosial ini bermula saat Suarnati baru saja pulang dari ibadah haji tahun ini. Saat tiba di Tanah Air, Suarnati membuat video yang tampak sedang memamerkan perhiasan emasnya. Atas aksinya tersebut, perempuan usia 46 tahun ini pun dipanggil Bea Cukai Makassar.
Usai diperiksa pihak Bea Cukai Makassar, rupanya emas yang dipakai oleh Suarnati dari sepulang dari Tanah Suci Mekkah bukanlah emas asli, melainkan emas imitasi.
Bicara mengenai emas, adakah cara membedakan emas asli dan imitasi? Nah untuk mengetahui membedakan emas asli dan imitasi, simak berikut ini ulasannya yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Lihat Fisiknya
Melansir dari laman resmi PT Antam Tbk, perbedaan antara emas asli dan imitasi ini dapat dilihat dari bentuk fisiknya. Untuk emas murni atau batangan memiliki ciri-ciri khusus berupa cap kadar emas. Tanda ini memakai satuan fineness atau satuan karat seperti 10K, 18K, dan 24K.
2. Gosok Emas
Cara lainnya yang bisa digunakan untuk membedakan emas asli dan imitasi yaitu pegang emas dan coba untuk menggosokkan permukaan emas pada telapak tangan ataupun telunjuk. Jika setelah digosok ada bagian warnanya yang pudar, maka bisa dipastikan itu adalah emas imitasi.
3. Gigit Emas
Baca Juga: Ngeprank Sepulang Haji, Berapa Harga Emas Imitasi yang Dibeli Suarnati?
Menggigit emas juga salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membedakan emas asli dan imitasi. Biasanya, semakin tinggi kadar karat, makan emas semakin lunak. Oleh karena itu, kamu bisa coba menggigit permukaan emas untuk mengetahui apakah alsi atau imitasi.
4. Goreskan pada Keramik atau Kertas
Cara lainnya yang juga bisa kamu gunkan untuk mengetahui emas asli dan imitasi yakni dengan memanfaatkan keramik atau keras. Bila saat emas digoreskan pada bagian keramik atau kertas ternyara tidak menyisahkan bekas, maka dipastikan itu emas asli. Namun, cara ini berisiko merusak emas.
5. Dekatkan pada Magnet
Emat termasuk benda logam yang bersifat non magnetis. Itu artinya, jika emaas didekatkan pada magnet, maka emas tak akan menempel pada magnet. Namun, perlu diingat bahwa cara yang satu ini tidak dapat menjamin keaslian emas, karena ada banyak logam lainnya yang bersifat nonmagnetic.
Demikian ulasan mengenai cara membedakan emas asli dan imitasi yang penting untuk diketahui agar kamu tak mudah tertipu. Semoga informasi ini bermanfaat!
Berita Terkait
-
Ngeprank Sepulang Haji, Berapa Harga Emas Imitasi yang Dibeli Suarnati?
-
Viral Penjemput Jemaah Haji Cekcok Hingga Adu Jotos Dengan Petugas Bandara Sultan Hasanuddin
-
Ayat Seribu Dinar Latin dan Cara Mengamalkannya Agar Rezeki Mengalir Deras
-
Harga Emas Kian Tak Terbendung, Kini Tembus Rp1.071 Juta Per Gram
-
Sosok Suarnati Daeng Kanang, Jemaah Haji yang Viral Bergelimang Emas Ternyata Imitasi
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya
-
Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar
-
Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran
-
Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad
-
Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut
-
Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen
-
Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran
-
Wamen HAM Soroti Perbedaan Informasi Polri-TNI dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus
-
Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi
-
Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini