Baru Berhenti pada Dugaan Masyarakat
Lip mengatakan dugaan adanya bunker itu hanya sebatas dugaan masyarakat. Kendati demikian, pihaknya berfokus pada kegelisahan masyarakat terhadap pernyataan kontroversial yang disampaikan Panji Gumilang.
Laporan keberadaan bunker itu hanya diterima dalam bentuk lisan. Seluruh laporan masuk ke perorangan tim investigasi.
Video yang Beredar Hasil Suntingan
Video yang beredar di media sosial disertai narasi berbunyi “RATUSAN SENPI DITEMUKAN APARAT, TERNYATA PANJI JUGA SERING LAKUKAN TINDAKAN KRIM!N4L” itu menjadi sorotan.
Video yang dibagikan ke Facebook pada Rabu (12/7/23) berdurasi 9 menit 30 detik itu menyajikan sederet senjata api di atas meja panjang.
Ada pula narasi yang dibacakan menyebut: "Selain tempat ibadah Yahudi, kini diduga ada bunker dan tempat khusus pembuatan senjata di Al Zaytun."
Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, video tersebut adalah hasil suntingan. Pasalnya, gambar yang digunakan yakni senjata sitaan yang dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh pada 31 Desember 2011.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Baca Juga: PC NU Garut Desak Pemerintah Cabut Izin Ponpes Al Zaitun yang Sudah Jelas Sesat
Berita Terkait
-
PC NU Garut Desak Pemerintah Cabut Izin Ponpes Al Zaitun yang Sudah Jelas Sesat
-
CEK FAKTA: Istri Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Ikut Terlibat dalam Pelecehan Seksual yang dilakukan Panji Gumilang, Benarkah?
-
Panji Gumilang Marah Rekening Al Zaytun Diblokir: Ini Dana Pendidikan, Bukan Korupsi!
-
Bikin Resah! Ada Bang Jago Berkeliaran Bawa Sajam di Sambas Ancam Keamanan Warga
-
4 Hal yang Sebaiknya Dipahami tentang Senjata UMP45 di Game PUBG Mobile
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian