Suara.com - Setelah dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi kini harus bersiap menghadapi berbagai tugas besar dalam menjalankan sisa masa jabatan Menkominfo periode 2023 hingga 2024 nanti.
Kasus korupsi proyek BTS 4G yang membuat eks Menkominfo Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka ini membuat Kemenkominfo kini mengalami banyak permasalahan.
Hal ini pun membuat Budi Arie harus memutar otak dan mengambil kendali Kemenkominfo agar tidak ada kejadian serupa yang dapat terulang. Tak hanya itu, Presiden Jokowi pun berpesan kepada Budi untuk "membereskan" sejumlah masalah besar yang kini menjadi tanggungjawab Menkominfo.
Lalu, apa saja tugas besar Budi Arie pasca dilantik menjadi Menkominfo? Simak inilah selengkapnya.
1. Tuntaskan proyek BTS
Kasus proyek BTS yang akhirnya membuat eks Menkominfo Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka membuat Jokowi meminta Budi untuk segera menuntaskan proyek yang sempat mangkrak. Jokowi pun meminta agar proyek BTS ini menjadi prioritas utama untuk segera diselesaikan.
"Kita hanya punya waktu yang sangat pendek sekitar 1,5 tahun kurang (dalam masa jabatan). Sehingga saya ingin agar yang pertamakali dituntaskan Komindo adalah penyelesaian proyek BTS. Itu harus diutamakan," ungkap Jokowi usai acara pelantikan Menteri dan Wakil Menteri di Istana Negara, Senin (17/07/2023) kemarin.
2. Akan bentuk satgas percepatan digitalisasi
Tak hanya itu, demi meningkatkan pelayanan jaringan internet dan mendukung era digitalisasi yang kian berkembang, Jokowi pun meminta kepada Budi untuk segera membentuk satgas percepatan digitalisasi.
Baca Juga: 4 PR Menteri Kominfo yang Baru, Akses 5G Hingga Satelit Satria
"Tadi pak Presiden juga sudah menyampaikan pesan bahwa nanti kita diminta untuk membentuk satgas percepatan digitalisasi. Proyek BTS dan pengembangan akses digital ini akan terus jalan," ungkap Budi Arie pasca upacara serah terima jabatan di Kantor Kemenkoinfo, Jakarta Pusat, Senin (17/07/2023) kemarin.
Di sisi lain, Presiden Jokowi pun sempat menyampaikan bahwa perkembangan teknologi artificial intelligence juga akan menjadi tugas Kominfo untuk segera dirampungkan.
"Kominfo sudah kita perkuat dengan adanya wakil menteri, agar perkembangan yang berkaitan dengan kedaulatan data, artificial intelligence, frekuensi, maupun satelit semuanya bisa segera dirampungkan. Kita bantu juga dengan ada satgasnya juga nanti,” lanjut Jokowi.
3. Awasi platform e-commerce berkedok media sosial
Munculnya beberapa e-commerce berkedok media sosial ini pun juga menjadi masalah besar di Kominfo. Pasalnya, segala bentuk e-commerce di Indonesia berada di bawah pengawasan Kementerian Perdagangan dengan aturan penjualan dan pembelian barang, serta aturan ekspor dan impor.
"Untuk masalah e-commerce memang sudah banyak, tapi ya tadi ada Kementerian atau lembaga lain khususnya Perdagangan yang harus mengawasi. Karena untuk jual-beli barang atau ekspor impor itu ada aturan dari Kementerian Perdagangan. Nanti mungkin di satgas percepatan digitalisasi itu akan segera kita rumuskan bersama sinergi antar sektor, termasuk kasus e commerce ini," tutup Budi.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
4 PR Menteri Kominfo yang Baru, Akses 5G Hingga Satelit Satria
-
Waduh, Ketum Projo Jadi Menkominfo Titipan? Ini Analisis Pengamat Politik
-
Soal Ketum Projo Budi Arie Setiadi Dilantik Sebagai Menkominfo, Denny Siregar Ungkap Jokowi Terbukti Tidak Sombong dan Pelit
-
4 PR Berat Budi Arie Setiadi Usai Dilantik Jadi Menkominfo, Apa Saja?
-
Apa Itu Social Commerce? Tugas Baru Menkominfo dari Presiden Jokowi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan