Suara.com - Sebanyak 1.200 orang relawan dari Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN) berkumpul di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (16/7/2023 pagi. Ada sejumlah kegiatan dilakukan, diantaranya jalan santai, aksi dukung berantas begal hingga kutip sampah bareng di lokasi Car Free Day.
Pantauan wartawan, para relawan melakukan senam bersama masyarakat umum, sebelum melakukan jalan santai. Setelahnya, mereka berjalan santai mengelilingi seputaran Lapangan Merdeka Medan, yang pada hari yang sama sedang ada kegiatan Car Free Day, yang dilaksanakan Dispora Medan.
"Kegiatan jalan santai ini merupakan ajang silaturahmi bagi kawan-kawan relawan Bobby Nasution. Sekaligus ini sebagai bentuk mendukung program Medan Sehatnya Bobby Nasution selaku Walikota Medan," kata Ketua RKBN, Muhammad Asril, di sela kegiatan.
Menurutnya, jalan santai relawan ini adalah salah satu kegiatan yang digagas elemen masyarakat yang tergabung dalam RKBN. Selama ini, RKBN terus membangun kolaborasi dengan masyarakat dalam mendukung program dan kebijakan pembangunan Pemkot Medan, yang dinakhodai Bobby Nasution.
Seusai jalan santai, tampak para relawan dan masyarakat melakukan aksi tandatangan dukungan terhadap Bobby Nasution dalam memberantas begal di Kota Medan dan sekitarnya. Setidaknya, lebih dari 1.000 tandatangan yang mendukung Bobby Nasution tetap tegas memberantas begal.
"Begal bagi kami adalah pelaku kejahatan yang mengancam sendi kehidupan. Kami mendukung Bang Bobby Nasution tetap tegas memberantas begal. Kota Medan ini memang butuh orang-orang tegas seperti Bobby Nasution," kata Hutomo Wijaya, salah seorang warga yang ikut menandatangani dukungan.
Osan Candra, warga lainnya yang ikut menandatangani dukungan itu berujar bahwa begal menebar teror bagi masyarakat, sehingga diperlukan tindakan tegas terukur untuk memberantasnya.
"Jangan sekadar ditangkap kemudian dilepas. Tapi harus ada efek jera, tembak di tempat jika diperlukan," tegas Osan Candra.
Selain jalan santai, RKBN juga memamerkan produk-produk UMKM binaan para relawan. Di antaranya Relawan Bobby Nasution Untuk Semua (BONUS) yang memamerkan produk tanaman vanilla.
"Ini kita tanam dan jemur sendiri. Kemasannya pun kita yang kemas sendiri," kata Daulat dari Relawan BONUS.
Para relawan juga tampak melakukan kutip sampah bersama di lokasi Car Free Day.
"Kita harus tetap jaga Kota Medan yang bersih ini. Kalau bukan kita, siapa lagi," kata Reyyan Naposo, pengurus RKBN.
Berita Terkait
-
Wali Kota Bobby Nasution Dapat Dukungan 15.000 Warga Medan agar Polisi Tembak Mati Begal Sadis
-
Dukung Bobby Nasution yang Sebut Begal Perlu Ditembak Mati, Husin Shihab: Biar Ada Efek Jera
-
Marak Begal, Ini Perbedaan Jurus Bobby Nasution vs Edy Rahmayadi Cara Atasinya
-
Advokat Dukung Bobby Nasution Soal Tembak Mati Begal: Mereka Itu Gak Kenal HAM
-
Beda Jurus Bobby Nasution vs Edy Rahmayadi untuk Berantas Begal
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?