Suara.com - Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya Henri Alfiandi ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (26/7/2023) kemarin. Penangkapan ini menambah panjang daftar jendera bintang tiga yang terjerat korupsi.
Henri diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Basarnas tahun Anggaran 2021-2023.
Kasus korupsi yang yang menjerat perwira tinggi bintang tiga TNI Angkatan Udara itu itu seakan mencoreng wajah TNI. Simak deretan jenderal bintang tiga yang terjerat kasus korupsi berikut ini.
1. Marsekal Madya Henri Alfiandi
Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Kabasarnas)Marsekal Madya Henri Alfiandi ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap oleh KPK. Dia dan 4 tersangka lain diduga menerima suap proyek pengadaan barang atau jasa di Basarnas.
Henri dan Koordinator Administrasi Kepala Basarnas Letnan Kolonel Afri Budi Cahyanto diduga menerima sekitar Rp88,3 miliar dari berbagai vendor proyek.
Selain dua pejabat Basarnas itu, KPK juga menetapkan Komisaris Utama PT Multi Grafika Cipta Sejati Mulsunadi Gunawan, Direktur Utama PT Intertekno Grafika Sejati Marilya, dan Direktur Utama PT Kindah Abadi Utama Roni Aidil sebagai tersangka.
Penetapan tersangka tersebut adalah tindak lanjut operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Basarnas dan sejumlah pihak di Cilangkap, Jakarta Timur dan Jatisampurna, Bekasi pada Selasa (25/7/2023) kemarin. Kekinian KPK masih terus mendalami kasus dugaan korupsi ini bersama tim penyidik Pusat Polisi Militer (Puspom) Mabes TNI.
2. Komjen Suyitno Landung
Berikutnya ada Komjen Pol (Purn) Suyitno Landung yang menjadi tersangka suap dan korupsi pada akhir tahun 2005.
Kepala Bareskrim Polri yang menjabat pada tahun 2004-2005 ini terjerat kasus korupsi karena menerima mobil Nissan X-Trail seharga Rp247 juta dari konsultan bisnis terpidana korupsi BNI Rp 1,7 triliun, Adrian Waworuntu.
Baca Juga: Puspom TNI Tahan Letkol Afri Usai Jadi Tersangka KPK Tapi Kabasarnas Henri Alfiandi Belum Ditindak
Komjen Suyitno kemudian ditahan di Rutan Bareskrim Polri sejak Desember 2005 setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.
Jenderal bintang tiga ini divonis 1 tahun 6 bulan penjara dan denada Rp 50 juta oleh PN Jakarta Selatan. Suyitno kemudian bebas dari penjara pada Juni 2007 lalu.
3. Komjen Susno Duadji
Komjen Susno Duadji merupakan jenderal bintang tiga yang juga terjerat kasus korupsi. Mantan Kabareskrim ini terlibat kasus korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat dan perkara PT Salmah Arowana Lestari (SAL).
Kasus penyelewengan dana pengamanan pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat itu terjadi ketika Susno menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat.
Susno kemudian divonis 3,5 tahun penjara dan denda Rp200 juta. Dia juga dituntut membayar uang pengganti Rp4 miliar atau penjara 1 tahun untuk kasus PT SAL.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Tag
Berita Terkait
-
Puspom TNI Tahan Letkol Afri Usai Jadi Tersangka KPK Tapi Kabasarnas Henri Alfiandi Belum Ditindak
-
Khawatir Korupsi Kabasarnas Mangkrak Seperti Kasus Helikopter AW-101, KPK Bakal Temui Panglima TNI
-
Kepala Basarnas Tersangka OTT KPK, Ini Kata Jokowi
-
Dugaan Persekongkolan Kabasarnas dan Perwira TNI AU, Bancakan Suap Proyek?
-
Kabasarnas Henri Alfiandi Punya Pesawat Seharga Hampir Rp1 M, Segini Hartanya
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!
-
Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik
-
'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa
-
ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik
-
MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai
-
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
-
Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali