"Kalaupun sudah ada porsi tugas, kuantitasnya harus ditambah, bukan pelengkap, namun harus setara dengan staff ahli yang mampu mengambil kebijakan dalam keputusan-keputusan," kata Bagus.
Adapun usulan selanjutnya ialah regenerasi pemuka dan pengajar agama yang dinilai perlu mendapatkan atensi dan apresiasi karena banyak terdapat pondok pesantren di Jawa Tengah.
Bagus menilai pemuka agama harus mendapatkan honor daerah per bulan yang nominalnya pasti karena mereka dianggap sebagai tonggak pembentukan karakter suatu bangsa yang mampu membentengi generasi muda dari hal negatif.
Kemudian, Bagus juga menyebutkan masalah ijon, tengkulak kapitalis, serta pupuk dan obat pertanian yang mahal bagi petani. Selain itu, dia juga menyebut para petani kebingungan menjual hasil panen.
"Pemerintah harus menggalakan kembali KUD (koperasi unit desa) dengan menggandeng Bang Pribumi atau daerah setempat agar bahu membahu membantu petani dalam hal pinjaman modal yang tidak menyusahkan dalam hal syarat pengajuan," ujar Bagus.
Terakhir ialah masalah pelayanan kesehatan. Bagus mengusulkan adanya program Gizi Mart, Bank Gizi yang dikelola petugas kesehatan dan milenial di setiap desa yang didanai oleh dana desa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber