Suara.com - Tak bisa dipungkiri, beberapa profesi memang masih dipandang lebih baik ketimbang yang lainnya. Tidak terkecuali profesi sebagai abdi negara seperti PNS, polisi, sampai anggota TNI.
Tampaknya hal itulah yang membuat Stanley Yurado Lawala (42), seorang pria asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang sampai nekat mengaku sebagai anggota korps militer hingga akhirnya menikah 4 tahun lalu.
Selama bertahun-tahun itulah Stanley menipu istri dan para tetangganya dengan mengaku sebagai anggota TNI. Padahal sejatinya dirinya adalah seorang sopir kampas atau mobil boks pengangkut barang.
Mirisnya, kedok Stanley akhirnya terbongkar dengan cara tidak terduga. Perselisihannya dengan driver ojek online yang sampai berujung pemukulan lah yang akhirnya membongkar identitas Stanley yang sebenarnya.
Kisah ini seperti disampaikan di akun Instagram @makassar_iinfo. Keributannya dengan ojol bernama Alfian pada Kamis (3/8/2023) siang pukul 12.00 WITA yang akhirnya membongkar semua kebohongannya.
Dijelaskan lebih detail, cekcok dengan ojol ini bermula dari Stanley yang menegur ojol yang menggunakan knalpot brong untuk mengantar pesanan. Keributan ini berujung dengan pemukulan yang dilakukan ojol tersebut dan malah mengungkap identitas aslinya.
"Istri dari Stanley menyampaikan kalau sampai saat ini dia masih mengira bahwa suaminya adalah anggota TNI aktif," ucap Kapolsek Rappocini, AKP M Yusuf Mattara, seperti dikutip pada Sabtu (5/8/2023).
Pasalnya Stanley selama ini juga selalu keluar rumah dengan pakaian dinas lengkap, tetapi pria itu gagal menunjukkan kartu identitas sebagai anggota TNI saat diinterogasi oleh pihak berwenang. Bahkan pihak dari TNI ikut turun tangan menginterogasi Stanley namun dia terus berkelit.
Hingga akhirnya Stanley mengaku kalau dirinya adalah seorang sopir kampas di Indah Jaya Motor Todopuli dan selama ini menjadi anggota TNI gadungan.
Baca Juga: Terbongkar! Warga Makassar Mengaku Sebagai Anggota TNI Untuk Menikahi Kekasihnya
Duh, ada-ada saja ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Rp17,5 Miliar dari Kasus Silmy Karim, Ada Kripto hingga Emas
-
Naik Jabatan, Kepala BGN Nanik S Dayeng Fokus Efisiensi Anggaran MBG
-
Seminar KAGAMA HSE UGM: Atasi Bencana Hidrometeorologi Melalui Rehabilitasi Lanskap Berkelanjutan
-
BGN Akan Benahi Dapur MBG, Satu Kecamatan Ditargetkan Cukup Dilayani Enam SPPG
-
Kasus Korupsi MBG, Begini Nasib Motor Listrik Hasil Mark Up dan SPPG yang Terafiliasi Dadan Cs
-
Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!
-
Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari
-
Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo
-
Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi
-
Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia