Suara.com - Eks Kabareskrim Susno Duadji ikut mengomentari huru-hara tuduhan penghinaan Presiden Joko Widodo oleh akademisi Rocky Gerung. Apalagi karena kini desakan agar Rocky ditangkap masih menggelora kendati sang akademisi sudah meminta maaf.
Namun blak-blakan Susno menilai Rocky tidak akan dipenjara akibat kasus ini. Sebab menurut Susno, tidak ada hukum positif di Indonesia yang bisa menjerat Rocky.
"Enggak ada sesuatu yang bisa dihukum kalau nggak ada aturannya," tegas Susno di awal videonya, dikutip dari akun Instagram @majeliskopi08, Minggu (6/8/2023).
"Akan diproses dengan apa?" sambung Susno mengenai ramai kasus Rocky saat ini. "Penghinaan atau merendahkan martabat terhadap Presiden Republik Indonesia itu enggak ada aturannya. Dulu ada, masuk Pasal 300 sekian lah, sekarang nggak ada. Pasal itu sudah dicabut oleh MK, terus mau dihukum pakai apa kalau nggak ada undang-undangnya?"
Susno sendiri mencoba memikirkan skenario pelaporan lain, yakni Rocky sedang menghina pribadi Jokowi. Namun hal ini pun sudah dibantah oleh Rocky yang mengaku hanya berniat mengkritik kebijakan Jokowi sebagai presiden.
"Tapi sudah gugur. Delik itu adalah delik aduan, harus Pak Jokowi sendiri yang ngadu, nggak boleh orang lain, dan Jokowi sudah jelas-jelas mengatakan, 'Ah itu urusan kecil lah, saya kerja aja'. Berarti udah selesai," jelas Susno.
Purnawirawan jenderal polisi bintang tiga itu kemudian memproyeksikan bila Rocky dijerat dengan UU ITE karena dianggap menimbulkan keresahan publik.
"(Tapi) itu kan tafsir, hukum itu nggak bisa main tafsir. Nanti dikira kriminalisasi," tutur Susno.
"(Lagipula) itu kan UU keranjang sampah, nanti pasti reaksi orang kalau pakai undang-undang itu adalah mencari-cari (kesalahan) dan kriminalisasi. Ya malu lah," lanjutnya.
Baca Juga: Rocky Gerung Minta Maaf dan Ngaku Berteman dengan Anak Jokowi, Gibran: So Sweet
Malah menurut Susno lebih baik masalah ini dibiarkan berlalu dengan sendirinya saja sebab Jokowi sendiri mengaku urusan tersebut adalah hal kecil belaka.
Susno kemudian mengklaim Jokowi justru menang banyak bila tak menggubris huru-hara yang terjadi. "Pamor Pak Jokowi itu naik, namanya semakin baik, semakin negarawan, sebagai presiden yang tidak tipis telinga akan kritik. Dia nerima kritik kan bagus, jadi nama Pak Jokowi terangkat," terang Susno.
Lalu yang diuntungkan berikutnya tentu saja Rocky karena kontroversinya terus dibicarakan publik. Namun di sisi lain, para relawan Jokowi yang berkoar-koar siap mempolisikan Rocky yang akan dirugikan.
"Karena itulah kita harus hati-hati, hal ini nggak bisa dihukum lah. Plus UU ITE yang diajukan agar penyidik lebih hati-hati, jangan sampai nanti dikira polisi diperalat untuk hal-hal mempolitisasi hukum dan dianggap kriminalisasi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba
-
Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti
-
Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?
-
Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga