Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan mantan Direktur Transjakarta Kuncoro Wibowo sebagai tersangka kasus korupsi bantuan sosial atau bansos beras di Kementerian Sosial pada tahun anggaran 2020-2021.
Penetapan tersangka itu dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Rabu (23/8/2023) malam.
Dalam konferensi pers tersebut, Alex menekankan para tersangka tidak pernah melakukan distribusi bansos sebagaimana harusnya.
"Tersangka tidak pernah sama sekali melakukan kegiatan distribusi dari bantuan sosial beras tersebut," ungkap Alex dalam konferensi pers tersebut.
Setelah penyelidikan selama berbulan-bulan, KPK akhirnya mengumumkan status tersangka kepada Kuncoro Wibowo. Peran Kuncoro adalah sebagai Direktur Utama PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics yang menjadi vendor penyediaan logistik beras.
Kuncoro diduga sengaja melobi pihak Kemensos untuk menggunakan jasa perusahaannya dengan dalih sebagai vendor penyedia logistik.
Lalu, siapa sosok Kuncoro Wibowo sebenarnya? Simak inilah profil Kuncoro selengkapnya.
Jauh sebelum terseret kasus korupsi ini, Kuncoro dikenal sebagai Dirut Transjakarta. Namun, Kuncoro akhirnya mengundurkan diri sebagai Dirut Transjakarta saat masa jabatannya baru memasuki dua bulan.
Lulusan Institut Teknologi Sepuluh November ini mengawali kariernya di dunia telekomunikasi. Melalui akun Linkedinnya, Kuncoro diketahui pernah menjabat sebagai Manager VAS and Switching Design Engineering di PT Excelcomindo Pratama sejak tahun 1995 hingga 2005.
Baca Juga: KY dan KPK Teken Nota Kesepahaman Pemberantasan Korupsi, Turut Atur Perilaku Hakim
Ia juga pernah menduduki jabatan tinggi di beberapa perusahaan. Di antaranya LGM Network Planning and Engineering di PT Natrindo Telepon Selular dan sebagai Group Head NOC and Field Operations di PT Mobile-8 Telecom.
Tak hanya perusahaan swasta, Kuncoro juga pernah menjabat di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di sana ia menjabat sebagai EVP Sistem Informasi PT KAI dan Direktur SDM, Umum, dan Teknologi Informasi PT KAI.
Kuncoro juga pernah menjabat sebagai Staff Ahli IT Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada tahun 2017 hingga 2018, sebelum akhirnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Bhanda Ghara Reksa pada tahun 2019 lalu.
Dua tahun menjabat sebagai Dirut Bhanda, Kuncoro sempat didaulat sebagai Dirut Transjakarta. Sayangnya, jabatan ini hanya diembannya selama dua bulan, menyusul penangkapan dan penyelidikan KPK karena kasus korupsi bansos beras yang menyeret namanya.
Penyidikan kasus korupsi ini pun sudah dilakukan sejak Februari 2023 lalu. Kuncoro lantas ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya. Mereka diduga telah merugikan negara sebesar Rp 127,5 miliar.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
KY dan KPK Teken Nota Kesepahaman Pemberantasan Korupsi, Turut Atur Perilaku Hakim
-
Proyek DAS Ampal Balikpapan Belum Diusut KPK, MAKI Buka Suara
-
Gegara Sistem Perlindungan TKI Dikorupsi, KPK: Jadi Cuma Bisa Buat Ngetik!
-
Rugikan Negara Rp 127,5 Miliar, KPK Tetapkan Kuncoro Wibowo Cs Jadi Tersangka Kasus Korupsi Bansos
-
Belasan Pejabat Pemprov Dan Pemkot Palembang Diperiksa Korupsi Pasar Cinde
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran
-
Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri