Suara.com - Sosok perempuan paruh baya bernama Masriah (56) asal Sidoarjo tampak tak kapok meski telah menjalani masa tahanan di penjara selama 1 tahun 7 bulan.
Adapun Masriah tak lain adalah emak-emak yang dahulu viral atas aksinya melempar tinja ke tetangganya bernama Wiwik.
Masriah usai bebas dari penjara kembali berulah mengganggu kehidupan Wiwik. Sebab diketahui, bahwa Masriah dan Wiwik berseteru soal lahan dan rumah yang mereka perebutkan di Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur.
Masriah tak kapok: Kini pilih blokir akses rumah Wiwik
Masriah tak belajar dari pengalamannya di penjara sejak ia keluar pada Jumat (30/6/2023) lalu. Ia kini ingin terus menerus mengganggu Wiwik, dan kali ini dengan cara yang lebih ekstrim.
Masriah dilaporkan telah memblokir akses rumah Wiwik menggunakan 2 batu besar secara permanen di depan rumahnya yang juga disemen.
Bongkahan batu besar tersebut diletakkan demi menghalangi truk pickup yang membawa material untuk renovasi rumah Wiwik.
Material tak bisa langsung diangkat ke depan rumah Wiwik menggunakan truk, sebab jalan yang ditutup Masriah adalah satu-satunya jalan yang bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.
Sontak, para pekerja harus memindahkan material yang mereka turunkan menggunakan gerobak dorong.
Baca Juga: Ritual Kembang Setaman, Upaya Pelaku Pembunuhan di Sidoarjo untuk Menghidupkan Kembali Korbannya
Aksi Masriah jadi senjata makan tuan
Tak hanya Wiwik, Masriah justru juga ikut terkena dampak dari pemblokiran jalan tersebut.
Masriah kini juga terhalang aksesnya gegara ulahnya sendiri. Adapun bongkahan batu yang menutupi akses tersebut juga menghalangi masuk mobil Masriah. Alhasil, Masriah tak bisa mengeluarkan mobilnya dari garasi.
Masriah pilih bongkar batu usai mobilnya tergores
Masriah akhirnya memaksa mobilnya untuk melewati jalan yang ia tutup. Kerabat Masriah (59), menceritakan bahwa perempuan paruh baya tersebut harus kena batunya saat ia memaksa mobilnya melewati kedua batu tersebut.
Mobilnya sempat mengalami benturan dengan kedua bongkahan batu saat memaksa lewat. Alhasil, mobil Masriah kini mengalami lecet-lecet.
Berita Terkait
-
Ritual Kembang Setaman, Upaya Pelaku Pembunuhan di Sidoarjo untuk Menghidupkan Kembali Korbannya
-
4 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Sidoarjo, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Revitalisasi Skuad Arema FC: Tiga Pemain Kunci Dipinjamkan! Apakah Ini Strategi Rahasia untuk Sukses di Musim 2023/2024?
-
Jejak Kasus Masriah Penyiram Tinja ke Rumah Tetangga: Sebulan Dibui, Akhirnya Kini Bebas
-
Dijemput Keluarganya, Pembuang Kotoran di Sidoarjo Bebas
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik
-
'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa
-
ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik
-
MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai
-
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
-
Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG