Suara.com - Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung kini sudah rampung. Proyek yang digagas atas kerjasama Indonesia dan China ini pun akan segera diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 1 Oktober 2023 mendatang.
Uji coba tahap awal yang diselenggarakan pada Mei 2023 lalu memberikan hasil yang cukup signifikan. Pemerintah optimis kereta cepat menjadi salah satu proyek sukses dalam rencana pembangunan nasional.
Pada Rabu (6/9/2023), Perdana Menteri China Li Qiang bersama Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan akan mencoba untuk menjajal kereta cepat pertama di Indonesia ini. Lalu, seperti apa persiapan yang sudah dilakukan?
Lakukan pertemuan di Shangri La
Sebelum menjadwalkan ujicoba kereta cepat Jakarta-Bandung, Luhut sendiri sudah sempat bertemu dengan Li Qiang dalam acara Indonesia-China Business Community Reception yang diselenggarakan di Hotel Shangri La Jakarta, Selasa (5/9/2023).
Pertemuan keduanya membahas soal kerjasama di bidang ekonomi terutama di bidang investasi. Li Qiang juga menyebut investasi ini tak hanya dilakukan China ke Indonesia, namun juga bisa dari pihak Indonesia ke China.
Jajal kereta untuk ketahui spesifikasinya
Luhut pun mengajak Li Qiang untuk menjajal kereta cepat Jakarta-Bandung agar bisa mengetahui lebih dalam soal spesifikasi dari proyek ini.
Selain itu, uji coba ini dilakukan untuk menikmati moda transportasi yang menghubungkan dua provinsi sebagai salah satu proyek nasional.
Baca Juga: Luhut Bersama PM China Li Qiang Bakal Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Hari ini
Rute penjajalan kereta
Kedatangan Li Qiang di Indonesia sendiri untuk menghadiri agenda ASEAN Meeting. Hal ini dimanfaatkan kesempatan baik oleh Li Qiang untuk ikut menjajal kereta cepat ini pasca masa uji coba bulan Mei 2023.
Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi menyebut Li Qiang akan menjajal kereta dari stasiun Halim menuju Karawang.
"PM China akan coba kereta cepat rutenya dari Halim ke Karawang bersama pak Luhut. Itu yang sedang kami persiapkan," ungkap Dwiyana saat ditemui di kawasan Gedung DPR Senayan, Senin (4/9/2023).
PM China hanya akan ikut ujicoba
Rencana PM China untuk menjajal proyek kereta cepat ini pun disambut baik oleh pihak pengelola. Namun, Dwiyana pun mengaku Li Qiang hanya akan menjajal kereta dan tidak ikut meresmikan proyek ini yang dijadwalkan pada tanggal 1 Oktober 2023 nanti.
Berita Terkait
-
Luhut Bersama PM China Li Qiang Bakal Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Hari ini
-
Ribet Harus Transit Padalarang, Ternyata Naik Kereta Cepat Menuju Bandung Kota Butuh 50 Menit
-
Di Sidang Haris-Fatia, Para Peneliti Merasa Tak Keberatan soal Judul Podcast yang Singgung Lord Luhut
-
Bantah Kajian Penempatan Militer di Intan Jaya untuk Serang Pribadi Luhut, Ashov Birry: Politicaly Expose Person Itu
-
Jadi Saksi Meringankan Haris-Fatia, Ashov Birry Ungkap 4 Konsesi Tambang di Papua yang Libatkan Petinggi TNI-Polri
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang