Suara.com - Wali Kota Depok Jawa Barat, M Idris menjadi sorotan setelah ia menyebut bahwa kapel GBI Cinere Bellevue di Gandul, Depok, Jawa Barat, tidak mengantongi izin.
Idris menyebut bahwa kasus GBI Bellevue menjadi evaluasi pihaknya dalam melakukan sosialisasi peraturan tentang perizinan tempat ibadah melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Menurutnya, tempat ibadah harus mengantongi izin seperti yang sudah diatur dalam surat keputusan bersama dua menteri. Namun sejauh ini, Idris menyebut perizinan kapel tengah diproses.
Idris juga menegaskan seluruh pihak bebas beribadah di tempat beribadah asal sudah mengantongi izin. Saat ini, lanjutnya, sudah ada kesepakatan untuk izin kegiatan ibadah sementara selama dua minggu, sambil menunggu proses perizinan kapel selesai.
Pihaknya juga akan mengecek kelayakan bangunan yang dijadikan kapel tersebut. Adapun peribadatan jemaat kapel masih akan tetap berlangsung, meskipun dilakukan secara online.
Lantas, seperti apakah biodata dan profil Wali kota Depok yang sebut kapel GBI Bellevue tidak punya izin?
Biodata dan Profil Wali Kota Depok M Idris
Mohammad Idris mengawali kariernya sebagai dosen, sebelum akhirnua memilih untuk terjun ke politik dan berhasil menduduki kursi tertinggi di pemerintahan Kota Depok. Idris adalah Wali Kota Depok dua periode, yakni periode 2016-2021 dan 2021-2026.
Pada periode kali ini, M Idris berpasangan dengan Imam Budi Hartono. Keduanya berhasil memenangkan Pilwalkot dengan meraih 55,54 persen suara Pilkada Kota Depok 2020, mengalahkan pasangan Pradi-Afifah.
Baca Juga: Depok Jadi Kota Intoleransi? Terbaru Kasus Penggerudukan Kapel di Cinere, Ini Kata Mohammad Idris
Idris lahir di Jakarta, 25 Juli 1961. Ia merupakan putra dari Abdul Shomad dan Yumani binti Sholeh. Sosoknya lahir kalangan keluarga yang religius. Kakeknya contohnya, dikenal sebagai ulama terkenal di Beji, Depok yakni KH Hasbi.
Idris bersekolah di SD Matraman Wadas dan berhasil lulus pada tahun 1974. Ia kemudian melanjutkan SMP dan SMA di Pondok Modern Gontor. Setelah tamat, ia memilih melanjutkan pendidikan sarjana dengan beasiswa di Arab Saudi.
Di Arab Saudi, Idris berhasil lulus dan mendapatkan gelar Sarjana Ushuluddin Dakwah, Universitas Imam Mohammad Ibnu Daud Gassim pada tahun 1986. Idris kemudian melanjutkan pendidikan S2-nya di dengan jurusan yang sama pada 1990.
Tak sampai di situ, Idris menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi dengan mengambil gelar S3 Syariah Tsaqofah Islamiyah di Universitas Imam Mohammad Ibnu Daud Gassim, Arab Saudi. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya pada 1997.
Setelah tamat S3, Idris kemudian pulang ke Indonesia dan menjadi dosen di beberapa universitas. Di antaranya Dosen Bimbingan Skripsi di STAI At-Taqwa Bekasi, Dosen S1 Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi di UIN Syarif Hidayatullah.
Kemudian menjadi Dosen S2 dan S3 bidang studi Dakwah dan Sejarah Peradaban di UIN Syarif Hidayatullah.
Berita Terkait
-
Depok Jadi Kota Intoleransi? Terbaru Kasus Penggerudukan Kapel di Cinere, Ini Kata Mohammad Idris
-
Sudah Bikin Gaduh Warga Depok Soal Penolakan Kapel GBI Cinere, Ketua LPM Kelurahan Gandul Bungkam
-
Kapel di Depok Digeruduk Massa, Ibadah Minggu Dijaga Ketat Pihak Berwajib
-
Kapel GBI Cinere Didatangi Puluhan Warga, Kapolres Jamin Ibadah Aman
-
LPM Kelurahan Gandul Tolak Kapel GBI Cinere Depok
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun
-
Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki
-
Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari
-
Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini
-
Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan
-
Lockbox Terasa Seperti Dua Film yang Dipaksa Menjadi Satu
-
Pengamanan Diperketat, Helikopter dan Rantis Disiagakan Jelang Kedatangan Prabowo di DPR
-
Pengamat: Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran
-
Prahara Chat Aborsi Viral: Karier Sang Duta Wisata Tio Ferdian Terjerembab
-
Rilis iPhone 18 Bakal "Dicicil", Versi Standar Terpaksa Ngaret Sampai 2027? Ini Bocorannya!