Suara.com - Beredar foto seorang pria lansia asal Palestina yang muncul di akun Instagram milik Israel @idftweets. Pada foto tersebut, ditampilkan seorang tentara Israel yang tengah menolong pria lansia tersebut.
Pada unggahan tersebut, akun pembela Israel itu menarasikan bahwa seorang tentara menolong pria lansia di Gaza.
"Tentara kami juga manusia di samping mereka seorang pejuag. Seorang tentara membantu warga lanjut usia di Gaza. Kebanggaan besar pada pejuang kami, haga diri amlian dan kembali ke perdamaian setelah menang besar dari Hamas," tulis akun tersebut.
Sayangnya foto tersebut hanyalah konten belaka. Pasalnya setelah diusut, pria lansia itu malah ditembak usai dijadikan bahan konten oleh tentara Zionis.
Hal ini diungkapkan oleh akun X @AzzamIzzulhaq. Pada unggahanya, pria tua yang dijadikan konten itu sudah terkapar dengan bekas tembakan di punggungnya.
"Bapak tua warga Gaza, Palestina yang untuk berjalan pun harus bertongkat ini wafat ditembak oleh Zionis Israel sesaat setelah ia menjadi objek foto konten sosial media pencitraan bahwa prajurit IDF itu humanis," tulis akun tersebut.
Unggahan itu sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Biadab selalu jebak orang," komentar warganet.
"Dunia ngutuk keras tindakan ini demi Allah," imbuh warganet lain.
Baca Juga: Daftar Lengkap Merek Lokal Pengganti Produk Israel yang Diboikot
"Well done! Teruskan membongkar kejahatan Zionis," tambah lainnya.
"Sesungguhnya, hanya orang-otang toIoI dan bukan manusia (iblis) yang mendukungnya," tulis warganet di kolom komentar.
"Kelakuan zionis penjajah tidak berbeda dengan cerita sejarah waktu kumpeni bercokol di bumi Indonesia, bikin berita palsu, adudomba untuk dapatkan para penjilat dan pengkhianat, toh akhirnya dimatikan juga, key apapun jangan percaya dengan penjajah," timpal lainnya.
Berita Terkait
-
Bahagia Anak Palestina Dapat Hujan di Tengah Agresi Israel dan Krisis Air: Tuhan Tahu Kita Menderita...
-
Buka ADMM ke-17, Prabowo Serukan Negara-negara Bantu Ringankan Penderitaan Rakyat Palestina
-
'Main Mata' AS-Israel Jadi Penyebab RS Al Shifa Gaza Diserang Membabi Buta
-
Iran Usul Embargo Minyak Israel, Negara-negara Arab Menolak
-
Daftar Lengkap Merek Lokal Pengganti Produk Israel yang Diboikot
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan