Suara.com - Polisi masih mendalami aliran uang hasil kejahatan penipuan modus jual beli tiket konser Coldplay di Jakarta yang dilakukan Ghisca Debora Aritonang alias GDA (19). Pendalaman salah satunya dilakukan terkait adanya dugaan uang hasil kejahatan mengalir hingga ke Belanda.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyebut penyidik kekinian telah menyita barang bukti berupa paspor Ghisca.
"Kami masih mendalami semua informasi yang diberikan oleh masyarakat terkait ada uang mengalir ke Belanda dan sebagainya. Kami juga sudah menyita paspor," kata Susatyo di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (20/11/2023).
Berdasar hasil pemeriksaan terhadap paspor yang disita, kata Susatyo, Ghisca memang tercatat pernah melakukan perjalanan ke Belanda beberapa bulan lalu. Namun apa tujuan atau aktivitas yang bersangkutan di negeri kincir angin tersebut kekinian diklaim masih didalami.
"Mohon waktunya kami masih lakukan pengembangan terhadap kasus ini," tutur Susatyo.
Tilap Uang Rp 5 Miliar
Dalam perkara ini Ghisca diketahui telah berstatus sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.
Susatyo menyampaikan bahwa penetapan tersangka terhadap Ghisca berdasar hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik pada Jumat (17/11/2023) lalu. Selain ditetapkan tersangka penyidik juga memutuskan untuk melakukan penahanan.
"Ancaman hukuman masing-masing pasal adalah 4 tahun," jelas Susatyo.
Baca Juga: Tampil Perdana di GBK Langsung Bareng Coldplay, Maliq & D'Essentials: Magis Banget!
Susatyo lantas membeberkan nilai keuntungan yang diperoleh Ghisca dalam perkara ini mencapai Rp5,1 miliar. Uang tersebut didapat dari hasil pengujian dan penggelapan 2.268 tiket.
"Total adalah Rp 5,1 miliar rupiah atau 2.268 tiket," ungkapnya.
Selain menetapkan tersangka dan menahannya, penyidik juga turut menyita beberapa barang bukti. Di antaranya berupa barang branded atau bermerek yang dibeli Ghisca menggunakan uang hasil kejahatannya.
"Total barang bukti ini kurang lebih ada Rp 600 juta dan sisanya hampir sekitar Rp 2 miliar itu digunakan pribadi oleh tersangka. Saat ini kami masih melakukan pengembangan terhadap uang atau barang hasil kejahatan yang dilakukan oleh tersangka," pungkas Susatyo.
Berita Terkait
-
Ini Wajah Ghisca Debora Tersangka Penipuan Tiket Coldplay, Pakai Baju Tahanan dan Tangan Diborgol
-
Resmi Tersangka Penipuan Tiket Konser Coldplay Senilai Rp5 M, Polisi Sita Barang Branded Milik Gischa Debora
-
Total Pengembalian Gelang LED Konser Coldplay Indonesia Disebut Cuma Separuh Penonton, Serius?
-
Tampil Perdana di GBK Langsung Bareng Coldplay, Maliq & D'Essentials: Magis Banget!
-
Momen Chris Martin Kasih Semangat di Backstage Sebelum Konser Coldplay di GBK Disorot: Ramah Banget!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?