Suara.com - Anggota Dewan Pakar Timnas Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN), Bambang Widjojanto alias BW merespons rencana Anies memulangkan Novel Baswedan Cs ke KPK.
BW menerangkan semasa Firli Bahuri menjabat Ketua KPK, marwah lembaga antirasuah itu sudah hilang. Pemulangan Novel Cs diharapkan bisa kembali membangunkan marwah KPK.
"Jadi kayak marwahnya tuh hilang bangat. Itu mengembalikan marwah, kira-kira itu," ujar BW kepada wartawan di Sekretariat Koalisi Perubahan, Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2023).
BW turut menyinggung Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang membuat Novel Cs didepak dari KPK. Menurutnya tes itu tak masuk akal.
"Sekarang kan kalau TWK itu dasarnya bahwa mereka tidak mempunyai ideologi, di kepolisian nerima punya ideologi. Apa yang salah?" kata BW.
Selain itu, BW juga menyindir Firli yang saat ini berstatus tersangka di sebuah kasus korupsi. Fenomen itu justru ironi, kata BW, sebab Firli merupakan orang yant paling bertanggungjawab atas pemecatan Novel Cs.
"Orang yang dulu mengeluarkan mereka terbukti yang paling korupsi kan. Tidak pernah di negara di mana pun di dunia, kepala pemberantasan korupsinya justru korupsi. Tidak pernah ada," ucap BW.
Rencana Anies
Sebelumnya, Anies disebut-sebut ingin mengembalikan Novel Cs, dalam hal ini 57 eks pegawai KPK yang dinyatakan tak lolos TWK menjadi pegawai KPK lagi.
Baca Juga: Kubu AMIN Singgung Borok di Lingkungan Polri: Sulit Naik Pangkat Kalau Tak Punya Ordal
"Ada 57 yang kemarin gagal TWK itu pasti jadi salah satu hal yang akan kembali diajak masuk," ujar Juru Bicara Timnas AMIN, Anggar Putra Fidrian kepada wartawan di Rumah Perubahan, Jakarta Pusat, Senin (11/12).
Angga menyebut pemulangan Novel Cs ke KPK untuk memperkuat lembaga antirasuah tersebut. Ia lalu menyinggung mengenai status pimpinan KPK yakni Filri Bahuri yang kini berstatus tersangka di kasus korupsi.
"Memperkuat kembali KPK di periode berikutnya sehingga bukan berarti KPK sekarang jelek. Tapi itu adalah KPK, di mana pertama dalam sejarah Ketua KPK jadi tersangka penyuapan," jelas Angga.
Sebagaimana diketahui, Novel Baswedan Cs didepak dari KPK lewat TWK. Sebanyak 57 eks pegawai KPK dinyatakan tidak lolos sebagai ASN. TWK itu diadakan saat Firl masih menjabat sebagai Ketua KPK.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
7 Fakta OTT KPK yang Menjerat Bupati Rejang Lebong dan Wakilnya
-
Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir
-
Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran
-
Guru Besar UGM di HUT ke-12 Suara.com: Jadilah Suara yang Lantang Mencari Kebenaran
-
Ketegangan Memuncak, Militer AS Hancurkan 16 Kapal Penebar Ranjau Iran di Selat Hormuz
-
Iran Jadikan Umat Islam Timteng Intel Pembocor Markas AS dan Israel Biar Bisa Dibom
-
Dikabarkan Melarikan Diri, Benarkah Netanyahu Kabur ke Berlin dan Sembunyi di Bungker Jerman?
-
Khoirudin di HUT ke-12 Suara.com: Terus Semangat Menghadirkan Informasi yang Jernih dan Berkualitas
-
Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran
-
Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz