Suara.com - Panca Darmansyah (41), tersangka pembunuhan terhadap 4 anaknya di Jagakarsa, Jakarta Selatan memperagakan 42 adegan dalam rekonstruksi pada Jumat (29/12/2023) kemarin. Diketahui, Panca adalah tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pembunuhan terhadap 4 anak kandungnya yang ditemukan membusuk pada 6 Desember 2023 lalu.
Dalam rekonstruksi, terungkap sejumlah fakta sadis di balik pembunuhan yang dilakukan Panca pada 4 anak kandungnya sendiri. Salah satunya adalah pria pengangguran itu membunuh anak-anaknya pada Minggu (3/12/2023) dengan dalih cemburu pada istrinya.
Simak fakta rekonstruksi Panca yang digelar di lokasi kejadian Jalan Kebagusan Raya, RT 004 RW 03, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan berikut ini.
1. KDRT Istri Sampai Terluka
Rekonstruksi dimulai dari kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Panca terhadap istrinya, DM. KDRT itu terjadi pada Sabtu (2/12/2023), sehari sebelum Panca menghabisi nyawa anak-anaknya.
Sebelum terjadi KDRT, Panca menyisir rambut istrinya di depan TV. Ketika itu, sisir sempat tersangkut di rambut DM. Namun kemudian Panca emosional dan menarik rambut istrinya.
Panca juga memarahi DM. Setelah itu DM masuk ke dalam kamar yang diikuti Panca. Di situlah Panca mulai melakukan KDRT pada istrinya. Dalam rekonstruksi, Panca terungkap mendorong DM sampai terpental ke depan pintu.
Bukan hanya itu, Panca juga membenturkan kepala istrinya ke tembok. DM pun terpental dan jatuh. Ketika itu, adik DM yang menunggu di depan rumah pun sudah berupaya masuk ke dalam rumah.
2. Bunuh 4 Anak Satu Per Satu
Keesokan harinya pada Minggu (3/12/2023), Panca membunuh keempat anak kandungnya. Dalam rekonstruksi terungkap, Panca membunuh keempat anaknya satu per satu dengan cara dibekap selama 15 menit.
Pembunuhan sadis itu diawali Panca dengan menghabisi sang anak bungsu. Ketika itu anak bungsunya yang berusia 1 tahun sedang tidur. Ketika Panca membunuh sang anak bungsu, 3 anak lainnya tengah menonton televisi.
Baca Juga: Pembunuh 4 Anak Kandung di Jagakarsa Sempat Sisir Rambut Sang Istri Tapi Langsung Emosi
Setelah anak bungsunya tewas, Panca membawa anak ketiga untuk masuk ke dalam kamar untuk dibekap sampai meninggal. Berikutnya Panca menghabisi nyawa anak kedua dan anak pertama dengan cara yang sama. Setelah pembunuhan selesai, Panca menjejerkan keempat anaknya yang sudah tewas di atas kasur.
3. Pesan Panca Pada Jasad Anak-Anaknya
Setelah membunuh anak-anaknya, Panca memberikan berpesan pada mereka. Dia mengucapkan 'nanti Ayah menyusul, biar Ayah yang tanggung jawab' pada keempat jasad anak-anaknya.
Selain itu Panca juga meletakkan foto keluarga dalam pigura di atas jenazah anak pertamanya. Panca kemudian merekam video jasad keempat anak-anaknya itu. Dia bahkan juga sempat tidur di samping jenazah anaknya yang pertama.
4. Bunuh Diri Tapi Gagal
Usai membunuh anak-anaknya, Panca pergi ke kamar mandi. Dia kemudian tertidur di kamar mandi. Di situ Panca sempat melakukan percobaan bunuh diri, namun gagal.
Panca berkali-kali berusaha mengakhiri hidup dengan memotong pergelangan tangannya sendiri menggunakan pisau. Namun upaya bunuh diri yang dilakukan Panca itu hanya membuat dirinya tidak sampai meregang nyawa
5. Pesan Untuk Istri di Laptop
Dalam rekonstruksi juga terungkap Panca menulis pesan untuk istrinya di laptop. Dalam pesan itu, Panca mencurahkan kekecewaannya pada sang istri.
Berita Terkait
-
Pembunuh 4 Anak Kandung di Jagakarsa Sempat Sisir Rambut Sang Istri Tapi Langsung Emosi
-
Polisi Rekonstruksi Pembuhunan 4 Anak Di Jagakarsa Siang Nanti, Ini Adegan Yang Akan Diperagakan Panca Darmansyah
-
Profil Devnisa Putri, Ibu dari 4 Anak yang Dibunuh Suaminya Sendiri
-
Panca, Pelaku Pembunuhan Keempat Anaknya di Jagakarsa: Saya Menyesal Kenapa Saya Masih Hidup
-
Panca Bunuh Empat Anak Kandung, Ngaku 5 Kali Percobaan Bunuh Diri
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan