Suara.com - Sebuah video memperlihatkan seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dibawa oleh pengendara di kap mobil dari kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan hingga Menteng, Jakarta Pusat, viral di media sosial.
Insiden itu berawal dari pengendara mobil yang mengacungkan jari tengah ke petugas.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, mulanya sejumlah petugas Dishub DKI Jakarta tengah melakukan pengawasan parkir liar di Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu (3/1/2023).
Ketika tengah bertugas di Jalan Denpasar Raya, ada pengendara mobil merah merekam dan mengacungkan jari tengah kepada petugas Dishub.
Syafrin menyebut, pengendara itu bahkan melintas sebanyak empat kali di lokasi tersebut.
"Avanza berwarna merah nomor polisi A 1679 yang merekam dan mengacungkan jari tengah ke semua petugas, pengendara tersebut melintas sebanyak empat kali di lokasi tersebut," kata Syafrin dikutip Kamis (4/1/2023).
Akhirnya, petugas mencoba menghentikan kendaraan dengan tujuan menanyakan maksud dari pengendara mondar-mandir sampai mengacungkan jari tengah.
Tetapi, pengendara malah memilih untuk menancap gas hingga hampir menabrak petugas.
Salah satu petugas Dishub DKI sempat berupaya menghindari mobil yang tiba-tiba melaju. Namun ia malah terbawa di kap mesin hingga ke wilayah Menteng sebagaimana terekam dalam video yang viral di media sosial.
Sempat Tabrak Pengendara Motor
Aksi pengendara mobil tersebut bukan hanya itu. Pengendara mobil juga sempat menabrak pemotor dan tidak menghentikan lajunya.
Alhasil ada dua warga yang berupaya mengejar hingga akhirnya pengemudi mau menghentikan laju mobilnya dan langsung diamankan.
"Akhirnya dua masyarakat ini dapat memberhentikan kendaraan tersebut di Jalan Menteng dan anggota Satuan Pelaksana Perhubungan (Satpelhub) Kecamatan Setiabudi tiba di lokasi tersebut dan kendaraan bersama pengemudi diamankan ke Polsek Setiabudi," jelasnya.
Insiden itu berakhir dengan penyelesaian masalah secara kekeluarga. Adapun pengemudi disebutnya sudah meminta maaf ke petugas Dishub.
Berita Terkait
-
Bawaslu Jatuhkan Sanksi Ke PSI Usai Baliho Ambruk Timpa Pemotor
-
Tekad Bawa Bangkit Persija, Andritany Tambah Porsi Latihan Selama Jeda BRI Liga 1
-
Pulang ke Jepang, Intip Kegiatan Winger Persija Ryo Matsumura saat Jeda BRI Liga 1
-
Jubir TKN Fanta Prabowo-Gibran Luruskan Soal Video Pasukan 08 Bisa Cari Penyebar Ujaran Kebencian
-
Video Satpol PP Kabupaten Garut Dukung Gibran Secara Gamblang di Pilpres 2024
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!
-
Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang
-
Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami
-
Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!
-
21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan
-
Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas
-
Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!