Suara.com - Prabowo Subianto diduga memberikan sindiran habis-habisan kepada Anies Baswedan soal lahan yang disampaikan saat debat.
Sindiran itu disampaikan Prabowo terhadap isu itu diekspresikan dalam sebuah acara konsolidasi relawan Prabowo-Gibran di GOR Remaja, Provinsi Riau, Selasa (9/1/2024).
"Saudara-saudara, ada pula yang nyinggung-nyinggung punya tanah, berapa punya tanah ini, dia pinter atau goblok sih?" ujar Prabowo dalam potongan video yang beredar di platform media sosial.
Meski Prabowo tidak secara eksplisit menyebut nama Anies, banyak warganet yang berpendapat bahwa pernyataan tersebut ditujukan kepada mantan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Mantan Sekretaris BUMN Said Didu lalu merespons pernyataan Prabowo yang seolah-olah menyindir Anies Baswedan. Dirinya kemudian mencolek Prabowo dan menyampaikan sindiran itu tidak tepat.
"Pak @prabowo yth, menjawab debat itu dilakukan di tempat dan waktu dilakukan debat," ungkap Said Didu lewat postingan di akun X miliknya.
Menurut Said Didu, jawaban menohok itu harusnya disampaikan Prabowo saat debat.
"Bukan buat forum baru untuk menjawab pertanyaan atau memaki lawan di tempat dan waktu yang berbeda di depan pendukung untuk mendapatkan tepuk tangan.
Semoga jelas," ungkap Said Didu.
Warganet pun menanggapi postingan Said Didu. Ada yang sepakat kalau jawaban pertanyaan disampaikan saat debat.
"Sebagai orang yang dulu mencoblos Prabowo Sandi di pilpres sebelumnya, malu dah kita. Segitu doang ternyata," ucap warganet.
"Dah seperti bocah kalah berantem, nyalinya besar dibelakang dan cari dukungan, atau jangan-jangan baru tau jawabannya setelah diarahkan namanya juga dah aki-aki wajar pelupa atau pikun mah," sindir warganet.
Berita Terkait
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal
-
Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
-
PBNU Dukung Langkah RI Masuk Board of Peace, Gus Yahya: Demi Masa Depan Palestina
-
Air Mulai Surut, Tapi Jakarta Belum Sepenuhnya Aman: 30 RT Masih Dikepung Banjir
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?
-
Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station
-
Akhir Pekan Basah, BMKG Rilis Peringatan Dini Waspada Hujan di Jakarta