Suara.com - Viral video Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD menyinggung soal cara bertanya yang baik. Hal itu disampaikan Mahfud MD saat hadir dalam kegiatan Tabrak Mahfud. Mahfud menekankan pada masyarakat untuk dapat bertanya secara cerdas.
Sebagai informasi, kegiatan Tabrak Mahfud merupakan inisiatif Mahfud MD untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, yang diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan apa pun.
Namun begitu, dalam video yang beredar tersebut, Mahfud MD menekankan kepada masyarakat yang hadir untuk bertanya dengan masuk akal.
Baca Juga:
Hotman Paris Sebut Gibran Punya Nyali: Ini Sama Saja Seperti Anak Medan
Gibran Dianggap Tak Punya Etika Saat Debat, Nikita Mirzani Ikut Ngamuk: Sudah Dua Kali Minta Maaf
"Tapi gini ya, rambu-rambu pertanyaannya. Pertanyaannya yang masuk akal. Jangan seperti orang bodoh," kata Mahfud MD kepada masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Menurutnya, dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU), ada pesan dari Imam Syafi'i yang menyatakan bahwa berdiskusi dengan orang pandai selalu memuaskan, tetapi berdiskusi dengan orang bodoh adalah hal yang sulit.
Baca Juga: Emosi Mahfud MD Dinilai Pakar Mikro Ekspresi Mencapai Titik Didih Saat Diserang Gibran
"Maka di kalangan NU itu ada dalil, Tarkul Jawab 'Ala al-Jahil Jawabun. Tidak menjawab pertanyaan orang bodoh itu jawaban yang paling baik," kata Mahfud disambut riuh para hadirin.
Video Mahfud MD yang menyinggung soal tidak menjawab pertanyaan orang bodoh dalam acara Tabrak Mahfud itu pun mendapatkan tanggapan dari pengacara Hotman Paris Hutapea.
Melalui akun instagram pribadinya, Hotman Paris bertanya mengenai perasaan Presiden RI mendengar kalimat tersebut diucapkan oleh Menteri yang masih menjadi bagian dari Kabinetnya.
"Bagaimana perasaan Presiden RI mendengar kalimat ini di ucapkan oleh Menteri yg masih bagian dari Kabinetnya?? Anda tentu tau siapa yg dimaksud orang bodoh??,"
Sebelumnya, dalam debat cawapres kedua Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center, terdapat sebuah momen Mahfud MD enggan menjawab pertanyaan Gibran Rakabuming Raka mengenai cara mengatasi greenflation. Mahfud MD menekankan pentingnya penjelasan terminologi atau singkatan saat Gibran mengajukan pertanyaan tersebut.
Gibran, yang menganggap Mahfud MD sebagai seorang profesor yang sudah paham, tidak mau menjelaskan istilah greenflation lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
-
Gibran Abai Filosofi Lamun Siro Sekti Ojo Mateni, Pengamat: Kehilangan Ceruk Swing Voters
-
Gibran Ganti Foto Profil Twitter, Begini Respons Savage Warganet
-
Mahfud MD Dapat Gelar Batin Perkasa Saibani Niti Hukum dari Kerajaan Adat Kepaksian Pernong Lampung
-
Momen Mahfud MD Ajak Mantan Pacar Nonton Teater di Taman Budaya Yogyakarta: Mesra Terus Ya Prof
-
Menteri Pertanian: Panen Jagung Food Estate Gunung Mas 6,5 Ton per Hektar
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun
-
Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?
-
Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok