Suara.com - Bisnis online melalui e-commerce menjadi berkah bagi banyak orang, terutama pegiat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Hal itu juga dirasakan oleh Diana. Diana merupakan pemilik usaha sandal dan sepatu asal Bogor, Jawa Barat bermerek Dushishoes.
Memulai bisnis sepatu pada tahun 2019, Diana sempat dilema untuk melanjutkan bisnis sandal dan sepatu tersebut di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, keresahannya terbantah karena nyatanya, usaha yang dibangun mengalami perkembangan yang signifikan.
“Tahun 2019 itu, saya melihat e-commerce terutama Shopee, lagi naik daun dan cukup tinggi peminatnya. Saya berpikir, siapa tau saya bisa memanfaatkan pengalaman saya jualan sandal offline, dan beralih ke online. Apalagi di Shopee ini marketnya luas sekali kan, bisa sampai luar negeri dan saya putuskan untuk bangun Dushishoes," tutur Diana.
Dushishoes adalah UMKM dengan produk sandal dan sepatu wanita yang dibuat dari bahan PVC berkualitas, dengan harga yang sangat terjangkau. Pengetahuan Diana dalam memilih bahan baku yang digunakan untuk produknya menjadi salah satu kunci utama dari kualitas sepatu dan sandal buatannya.
“Dari 2007, saya jual bahan sepatu untuk teman-teman pengrajin, jadi saya paham untuk model A, cocoknya bahan apa, dan bahan yang lain khusus untuk model B dan seterusnya. Kalau inspirasi model sepatu, saya dapat dari berbagai sumber, terutama melalui eksplorasi di platform Pinterest, katalog sepatu, dan kerja sama dengan produsen sandal lokal. Strategi ini membantu Dushishoes untuk tetap up-to-date dengan tren fesyen sepatu dan memberikan variasi yang menarik bagi para pelanggan,” jelasnya.
Sebagai pelaku UMKM, Diana berhasil memanfaatkan tren pasar, terutama saat booming model sepatu plastik kala itu. Setelah memasuki platform Shopee, jumlah pesanan harian yang awalnya hanya satu sampai dua pesanan, meningkat secara konsisten, bahkan bisa mencapai lebih dari 200 pesanan per hari.
Wanita kelahiran 1987 ini memanfaatkan fitur iklan di Shopee sebagai salah satu strategi pemasaran utama. Dengan mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk iklan, Dushishoes berhasil meningkatkan trafik dan memperluas jangkauan pasar. Tidak hanya di dalam negeri, saat ini produk Dushishoes sudah memiliki pelanggan di Singapura dan Malaysia berkat Program Ekspor Shopee yang diikutinya.
Konsisten memberikan kualitas terbaik, serta keberhasilannya meraih pangsa pasar ekspor, membuat Dushishoes dianugerahi penghargaan Shopee Super Awards 2023 untuk kategori Super Growing Export UMKM.
“Suatu kebanggaan dan pencapaian yang luar biasa bagi saya bisa terpilih menjadi penerima penghargaan Super Growing Export UMKM pada Shopee Super Awards 2023 ini. Di tengah kompetisi bisnis sepatu wanita yang semakin ketat, Dushishoes berusaha semaksimal mungkin untuk menawarkan produk berkualitas dengan harga yang kompetitif,” ujar Diana.
Baca Juga: Lebih Terjangkau, Dana Bergulir LPDB-KUMKM Perkuat Sektor Koperasi
Shopee Super Awards 2023 merupakan ajang penghargaan untuk memberikan apresiasi kepada pihak dan figur yang telah berkontribusi bagi perkembangan ekonomi digital bersama teknologi Shopee dalam satu tahun terakhir.
Kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak termasuk mitra brand, mitra seller, UMKM, Partner, serta creator masuk ke dalam 33 Kategori penghargaan Shopee Super Awards 2023. Penghargaan ini juga dihadirkan untuk mengapresiasi dan menginspirasi seluruh pihak yang berada dalam ekosistem Shopee, untuk bisa berkembang bersama.
Berita Terkait
-
Dirut LPDB-KUMKM Lantik 13 Pejabat Struktural dan Pilih 5 Kandidat Agent of Change
-
Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR untuk UMKM Sebesar Rp 300 Triliun di Tahun 2024
-
Buat UMKM Naik Kelas Bank bjb gelar bjbpreneur
-
Presiden Jokowi Kasih Iriana Hadiah Tas Produk Nasabah PNM Wonogiri
-
Pengusaha Kapal, Ko Apex Protes Dihadiahi Dinar Candy Sandal Jepit Bermerek
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China