Suara.com - Mantan komisaris utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrap disapa Ahok tengah jadi sorotan semua pihak pasca mengeluarkan sejumlah pernyataan kontroversial.
Ahok misalnya menuding bahwa Presiden Joko Widodo dan juga capres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka tidak bisa kerja. Belakngan eks Gubernur DKI Jakarta itu mengklarifikasi bahwa ucapanya itu dipotong hingga timbulkan salah presepsi.
"Itu konteksnya dipotong, seolah-olah saya bilang Pak Jokowi nggak bisa kerja," kata Ahok usai mengikuti sejumlah kegiatan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu malam (7/2/2024).
Baca juga:
- Ahok Bongkar Dalang Pemenjaraan Dirinya, Benarkah Sosok Ini?
- Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jokowi Tak Teruskan Cita-cita Soekarno, Ahok: Harusnya Kalteng
- Sudah Ditunggu Di Bandara Sejak Jam 3 Pagi, Anies Terharu Sambutan Masyarakat Manado
- Gaya Selvi Ananda Kampanye di Pasar Kemiri Depok Disorot: Mbokya Dibeliin Sepatu Mas Gibran
Tak hanya itu, Ahok juga beberkan persoalan ia di penjara pada kasus penistaan Agama pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Ahok juga sempat mengutarakan soal isu-isu keagamaan kepada dirinya.
"Gak usah ngomong agama, lho tetiba membicarakan keislaman Mahfud MD," ujar Ahok dengan nada tinggi.
"Sorry to say, apa Gibran dan Prabowo lebih islam dibandingan Mahfud MD atau Maruf Amin," sambung Ahok.
Mantan Gubernur DKI Jakarta juga mempertanyakan mengenai peran tokoh agama pada Pemilihan Presiden (Pilpres) seperti halnya, Maruf Amin dalam mendulang suara.
"Apakah suara Maruf Amin juga mendongkrak suara Jokowi pada Pilpres 2019 lalu," tanya Ahok.
Baca Juga: Dukung Prabowo-Gibran, Perhimpunan Pertukangan Harap Lapangan Kerja Mudah
"Lalu apakah Maruf Amin akhirnya dianggap kafir karena perolehan suaranya lebih rendah dibandingkan JK," sambung Ahok.
Sejumlah pernyataan dari Ahok ini pun membuat sejumlah tokoh politik angkat bicara, mulai dari Jusuf Kalla hingga Menteri Airlangga Hartarto.
Di tengah kesibukan Ahok yang kembali ke pentas politik Indonesia, sang istri, Puput Nastiti Devi sedang giat mempromosikan barang dagangan.
Lewat unggahan story di akun Instagram miliknya @puputnastitidevi, Puput beberapa jam lalu upload sejumlah link barangan dagangan, mulai dari daster, sepatu hingga tas.
Puput sepertinya di-endorse untuk mempromosikan sejumlah toko merchant. Di story tersebut, Puput misalnya mempromosikan daster yang harganya puluhan ribu.
Tak hanya di story Instagram, Puput di akun threads miliknya pada 1 Februari 2024 juga mempromosikan wadah bumbu yang hargaya Rp18.900
Tag
Berita Terkait
-
Dukung Prabowo-Gibran, Perhimpunan Pertukangan Harap Lapangan Kerja Mudah
-
Heboh Oknum Berkedok Mahasiswa Terciduk Pindahkan TPS, TKN Prabowo-Gibran Lapor Bawaslu
-
Relawan Pendukung Prabowo-Gibran Nyalakan 1.000 Lilin Cinta untuk Indonesia
-
Prabowo: Saya Tak Ragu, Prabowo-Gibran akan Lanjutkan Program Jokowi
-
Auto Menyingkir, Adab Selvi Ananda Saat Gibran Diwawancara Jadi Omongan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas
-
Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan
-
KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot
-
Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan