Suara.com - Aktor film Fedrian Nuril, lebih dikenal dengan Fedi Nuril secara blak-blakan tak ingin mendukung paslon capres dan cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu ia ungkapkan di media sosial X atau Twitter. Aktor utama film Ayat-ayat Cinta itu terang-terangan enggan memilih Prabowo-Gibran.
"Dua minggu lagi, insyaallah, Pemilu. Gue masih belum menentukan pilihan capres, tapi gue udah pasti gak bakal pilih 02," tulisnya di media sosial dikutip pada Sabtu (9/2/2024).
Cuitan Fedi Nuril itu pun ramai diperbincangkan publik. Hingga muncul lagi cuitan pada pemilu 10 tahun lalu yang terang-terangan memilih paslon 02.
Dalam jejak digital yang diungkap netizen tersebut, Fedi Nuril pernah menyebut Prabowo Subianto bakal menjadi presiden.
"@jokowi_do2 @Pak_JK oh iya btw,kmaren saya nyoblos No.2," tulis Fedi Nuril 10 tahun lalu.
Ia menyatakan tidak akan memilih pemimpin yang melakukan penculikan kepada aktivis 98.
Namun publik pun membuat narasi berbeda, ia dianggap pernah mendukung Prabowo menjadi Presiden.
Baca Juga: Dikritik Belum Teruji hingga Tak Bisa Kerja, Gibran Ngaku Siap Adu Pikiran dengan Ahok
"@rizky_sm 2. ...gerak Allah pasti akan mengatasi kecurangan itu, sehingga Pak Prabowo akan jd presiden," tulis fedi nuril pada 23 Juli 2014 silam.
Fedi Nuril pun kini jadi perbincangan publik akibat utasannya sendiri. Ia menyadari ulah jempolnya tersebut akan mengakibatkan dihujat pendukung capres tertentu.
"Gue tahu apa yang sudah keluar dari ketikan jempol gue. Jangan potong2 thread gue! Silakan masuk ke mesin cuci," tulisnya di media sosial X terbaru Jumat (9/2/2024).
Baca Juga: Ternyata Ada Aturan Resmi TNI Kalau Anggotanya Nikahi Ayu Ting Ting, Ini Syaratnya
Melihat cuitan itu, publik pun langsung memberikan komentar beragam.
"taplaknya udah kotor, makanya perlu di masukin mesin cuci ye bang? wkwk," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
-
Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover
-
Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh
-
Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak